قَالَ رَبِّ انْصُرْنِي بِمَا كَذَّبُونِ
Ia berkata, "Tuhanku, tolonglah aku sebab mereka telah mendustakanku."
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَالَ رَبِّ انْصُرْنِيqaala rabbi nshurniiia berkata, tuhanku, tolonglah aku
- بِمَا كَذَّبُونِbi-maa kadzdzabuunisebab mereka telah mendustakanku
Terjemahan per kata (5 kata)
- قَالَqaalaberkata
- رَبِّrabbiTuhan
- انْصُرْنِيnshurniitolonglah aku
- بِمَاbi-maakarena apa yang
- كَذَّبُونِkadzdzabuunimereka mendustakanku
Inti bacaan
Doa jujur Nuh di tengah penolakan: 'tolonglah aku karena mereka telah mendustakanku', permohonan langsung yang mengakui kesulitan nyata yang dihadapi, tanpa berpura-pura semuanya baik-baik saja.
Penjelasan pilihan kata
'Unsurnii' ('tolonglah aku', akar nSr) dan 'kadzdzabuuni' ('mereka telah mendustakanku', akar k-dz-b), doa singkat yang langsung menyebutkan penyebab permohonan: pendustaan yang dialami, bukan permintaan umum tanpa sebab.
Tafsiran
Setelah rangkaian penolakan dan penghinaan, Nuh tidak membalas dengan argumen tambahan, melainkan berpaling sepenuhnya kepada Tuhannya. Doa ini pendek dan tanpa basa-basi: pengakuan langsung atas kesulitan yang dihadapi tanpa berpura-pura semuanya baik-baik saja.
Renungan dan Hikmah
- Doa Nuh di sini bukan permohonan kemenangan yang muluk, melainkan pengakuan jujur atas rasa didustakan, sebuah model doa yang menyatakan keadaan sebagaimana adanya, bukan menuntut hasil tertentu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, r-b-b, n-s-r, k-dz-b): unsurnii diterjemahkan 'tolonglah aku' (akar n-s-r); kadhdhabuun diterjemahkan 'mendustakanku' (akar k-dz-b). gloss '(Nuh)' dibuang.