فَأَوْحَيْنَا إِلَيْهِ أَنِ اصْنَعِ الْفُلْكَ بِأَعْيُنِنَا وَوَحْيِنَا فَإِذَا جَاءَ أَمْرُنَا وَفَارَ التَّنُّورُ ۙ فَاسْلُكْ فِيهَا مِنْ كُلٍّ زَوْجَيْنِ اثْنَيْنِ وَأَهْلَكَ إِلَّا مَنْ سَبَقَ عَلَيْهِ الْقَوْلُ مِنْهُمْ ۖ وَلَا تُخَاطِبْنِي فِي الَّذِينَ ظَلَمُوا ۖ إِنَّهُمْ مُغْرَقُونَ

Maka Kami wahyukan kepadanya, "Buatlah kapal dengan pengawasan dan wahyu Kami. Maka apabila perintah Kami datang dan tungku itu memancar, masukkanlah ke dalamnya dari setiap jenis sepasang, dan keluargamu, kecuali orang yang telah lebih dahulu ditetapkan atasnya ketetapan itu di antara mereka. Dan janganlah engkau bicarakan kepada-Ku tentang orang-orang yang zalim; sesungguhnya mereka akan ditenggelamkan."

Terjemahan bertahap (6 jeda)

  1. فَأَوْحَيْنَا إِلَيْهِ أَنِ اصْنَعِ الْفُلْكَ بِأَعْيُنِنَا وَوَحْيِنَاfa-awhaynaa ilayhi ani shna'i l-fulka bi-a'yuninaa wa-wahyinaamaka Kami wahyukan kepadanya, buatlah kapal dengan pengawasan dan wahyu Kami
  2. فَإِذَا جَاءَ أَمْرُنَا وَفَارَ التَّنُّورُfa-idzaa jaa'a amrunaa wa-faara t-tannuurumaka apabila perintah Kami datang dan tungku itu memancar
  3. فَاسْلُكْ فِيهَا مِنْ كُلٍّ زَوْجَيْنِ اثْنَيْنِ وَأَهْلَكَfa-sluk fiihaa min kulli zawjayni tsnayni wa-ahlakamasukkanlah ke dalamnya dari setiap jenis sepasang, dan keluargamu
  4. إِلَّا مَنْ سَبَقَ عَلَيْهِ الْقَوْلُ مِنْهُمْillaa man sabaqa 'alayhi l-qawlu minhumkecuali orang yang telah lebih dahulu ditetapkan atasnya ketetapan itu di antara mereka
  5. وَلَا تُخَاطِبْنِي فِي الَّذِينَ ظَلَمُواwa-laa tukhaathibnii fii lladziina zhalamuudan janganlah engkau bicarakan kepada-Ku tentang orang-orang yang zalim
  6. إِنَّهُمْ مُغْرَقُونَinnahum mughraquunasesungguhnya mereka akan ditenggelamkan

Terjemahan per kata (32 kata)

  1. فَأَوْحَيْنَاfa-awhaynaamaka Kami mewahyukan
  2. إِلَيْهِilayhikepadanya
  3. أَنِaniyaitu
  4. اصْنَعِshna'ibuatlah
  5. الْفُلْكَl-fulkakapal
  6. بِأَعْيُنِنَاbi-a'yuninaadengan pengawasan Kami
  7. وَوَحْيِنَاwa-wahyinaadan wahyu Kami
  8. فَإِذَاfa-idzaamaka apabila
  9. جَاءَjaa'adatang
  10. أَمْرُنَاamrunaaperintah Kami
  11. وَفَارَwa-faaradan memancar
  12. التَّنُّورُt-tannuurutanur
  13. فَاسْلُكْfa-slukmaka masukkanlah
  14. فِيهَاfiihaake dalamnya
  15. مِنْmindari
  16. كُلٍّkullinmasing-masing
  17. زَوْجَيْنِzawjaynisepasang
  18. اثْنَيْنِtsnaynidua
  19. وَأَهْلَكَwa-ahlakadan keluargamu
  20. إِلَّاillaakecuali
  21. مَنْmanorang yang
  22. سَبَقَsabaqamendahului
  23. عَلَيْهِ'alayhiatasnya
  24. الْقَوْلُl-qawluperkataan
  25. مِنْهُمْminhumdari mereka
  26. وَلَاwa-laadan tidak pula
  27. تُخَاطِبْنِيtukhaathibniiengkau berbicara kepada-Ku
  28. فِيfiitentang
  29. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  30. ظَلَمُواzhalamuuberbuat zalim
  31. إِنَّهُمْinnahumsesungguhnya mereka
  32. مُغْرَقُونَmughraquunaorang-orang yang ditenggelamkan

Inti bacaan

Instruksi detail dan praktis membangun kapal 'dengan pengawasan dan wahyu Kami', bimbingan konkret diberikan untuk persiapan menghadapi krisis besar, bukan dibiarkan menghadapi sendirian tanpa panduan.

Penjelasan pilihan kata

'Bi-a'yuninaa' ('dengan pengawasan Kami', harfiah 'dengan mata-mata Kami', akar Eyn): ungkapan pengawasan langsung, dipertahankan literal tanpa memperhalus citranya. 'Faara t-tannuuru' ('tungku itu memancar', akar fwr) adalah tanda dimulainya banjir, dipertahankan sebagai penanda literal tanpa spekulasi lokasi geografis tertentu. 'Zawjayni tsnayni' ('sepasang, dua') menandai pasangan dari setiap jenis, tanpa merinci jenis makhluk yang dimaksud melampaui apa yang teks nyatakan.

Tafsiran

Instruksi ini sangat rinci dan praktis, bukan janji abstrak, melainkan perintah konkret membangun kapal disertai penjelasan tanda kapan harus mulai bertindak (tungku memancar) dan siapa yang boleh dan tidak boleh dibawa. Larangan eksplisit 'jangan bicarakan kepada-Ku tentang orang-orang yang zalim' menutup kemungkinan negosiasi lebih lanjut atas nasib mereka yang sudah ditetapkan.

Renungan dan Hikmah

  • Teks tidak merinci jenis-jenis makhluk yang dimaksud 'dari setiap jenis sepasang', atau lokasi geografis 'tungku' yang memancar, detail-detail itu sering diisi tradisi tafsir dengan kepastian yang tidak dimiliki teks itu sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar w-h-y, s-n-', f-l-k, '-y-n, j-y-a, a-m-r, f-w-r, s-l-k, k-l-l, z-w-j, ts-n-y, a-h-l, s-b-q, q-w-l, kh-t-b, zh-l-m, gh-r-q): awhaynaa diterjemahkan 'mewahyukan' (akar w-h-y, rentang wahy: perintah membuat kapal ke Nuh); isna'i l-fulk diterjemahkan 'buatlah kapal' (akar s-n-'); bi-a'yuninaa diterjemahkan 'dengan pengawasan Kami' (akar '-y-n); faara t-tannuur diterjemahkan 'tungku memancar (mendidih)' (akar f-w-r + akar t-n-r); usluk diterjemahkan 'masukkanlah' (akar s-l-k); zawjayn ithnayn diterjemahkan 'sepasang' (akar z-w-j); sabaqa alayhi l-qawl diterjemahkan 'telah ditetapkan atasnya perkataan' (akar s-b-q + akar q-w-l); mughraquun diterjemahkan 'akan ditenggelamkan' (akar gh-r-q). gloss '(dapur)/(binatang)/(akan ditimpa siksaan)' dibuang.