وَقَالَ الْمَلَأُ مِنْ قَوْمِهِ الَّذِينَ كَفَرُوا وَكَذَّبُوا بِلِقَاءِ الْآخِرَةِ وَأَتْرَفْنَاهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا مَا هَٰذَا إِلَّا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ يَأْكُلُ مِمَّا تَأْكُلُونَ مِنْهُ وَيَشْرَبُ مِمَّا تَشْرَبُونَ
Dan berkatalah para pemuka kaumnya yang kufur dan mendustakan pertemuan akhirat, dan yang telah Kami beri kemewahan dalam kehidupan dunia, "Ini tidak lain hanyalah manusia seperti kalian; ia makan dari apa yang kalian makan, dan minum dari apa yang kalian minum.
Terjemahan bertahap (6 jeda)
- وَقَالَ الْمَلَأُ مِنْ قَوْمِهِ الَّذِينَ كَفَرُواwa-qaala l-mala'u min qawmihi lladziina kafaruudan berkatalah para pemuka kaumnya yang kufur
- وَكَذَّبُوا بِلِقَاءِ الْآخِرَةِwa-kadzdzabuu bi-liqaa'i l-aakhiratidan mendustakan pertemuan akhirat
- وَأَتْرَفْنَاهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَاwa-atrafnaahum fii l-hayaati d-dunyaadan Kami telah memberi mereka kemewahan dalam kehidupan dunia
- مَا هَٰذَا إِلَّا بَشَرٌ مِثْلُكُمْmaa haadzaa illaa basyarun mitslukumini tidak lain hanyalah manusia seperti kalian
- يَأْكُلُ مِمَّا تَأْكُلُونَ مِنْهُya'kulu mimmaa ta'kuluuna minhuia makan dari apa yang kalian makan
- وَيَشْرَبُ مِمَّا تَشْرَبُونَwa-yasyrabu mimmaa tasyrabuunadan minum dari apa yang kalian minum
Terjemahan per kata (25 kata)
- وَقَالَwa-qaaladan berkata
- الْمَلَأُl-mala'upara pemuka
- مِنْmindari
- قَوْمِهِqawmihikaumnya
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- كَفَرُواkafaruukufur
- وَكَذَّبُواwa-kadzdzabuudan mendustakan
- بِلِقَاءِbi-liqaa'ipada pertemuan
- الْآخِرَةِl-aakhiratiakhirat
- وَأَتْرَفْنَاهُمْwa-atrafnaahumdan Kami memberi mereka kemewahan
- فِيfiidalam
- الْحَيَاةِl-hayaatikehidupan
- الدُّنْيَاd-dunyaadunia
- مَاmaatidaklah
- هَٰذَاhaadzaaini
- إِلَّاillaakecuali
- بَشَرٌbasyarunmanusia
- مِثْلُكُمْmitslukumseperti kalian
- يَأْكُلُya'kulumemakan
- مِمَّاmimmaadari apa yang
- تَأْكُلُونَta'kuluunakalian makan
- مِنْهُminhudarinya
- وَيَشْرَبُwa-yasyrabudan minum
- مِمَّاmimmaadari apa yang
- تَشْرَبُونَtasyrabuunakalian minum
Inti bacaan
Penolakan datang dari 'para pemuka. yang telah Kami beri kemewahan dalam kehidupan dunia', kemakmuran material dikaitkan dengan penolakan terhadap kebenaran, sebuah pola yang mengundang kewaspadaan terhadap bagaimana kenyamanan bisa menumpulkan kepekaan spiritual.
Penjelasan pilihan kata
'Wa-atrafnaahum fii l-hayaati d-dunyaa' ('dan Kami telah memberi mereka kemewahan dalam kehidupan dunia') adalah tambahan keterangan narator di tengah kalimat, sebelum kutipan langsung para pemuka dilanjutkan, bukan bagian dari ucapan mereka sendiri. 'Basharun mitslukum' ('manusia seperti kalian') mengulang argumen penolakan yang sama persis dengan yang dipakai terhadap Nuh (23:24, dikonfirmasi morfologi akar b$r+mvl sama).
Tafsiran
Narator menyisipkan catatan penting sebelum melanjutkan kutipan: para penolak ini bukan orang yang skeptis karena kesulitan hidup, melainkan orang yang telah diberi kemewahan. Detail ini membingkai penolakan mereka bukan sebagai keraguan intelektual murni, melainkan berkelindan dengan kenyamanan status yang mereka nikmati.
Renungan dan Hikmah
- Narator secara eksplisit menyebut kemewahan hidup para penolak sebelum mengutip argumen mereka, sebuah pengingat bahwa kenyamanan material bisa menjadi kepentingan yang dipertaruhkan dalam menolak sesuatu yang menuntut perubahan, bukan sekadar soal argumen rasional semata.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, m-l-a, q-w-m, k-f-r, k-dz-b, l-q-y, a-kh-r, t-r-f, h-y-y, d-n-w, b-sh-r, m-ts-l, a-k-l, sh-r-b): mala' diterjemahkan 'pemuka' (akar m-l-'); kadhdhabuu bi-liqaa' al-aakhirah diterjemahkan 'mendustakan pertemuan akhirat' (akar k-dz-b + akar l-q-y); atrafnaahum diterjemahkan 'Kami beri kemewahan' (akar t-r-f); bashar mithlukum diterjemahkan 'manusia seperti kalian' (akar b-sh-r, keberatan 'hanya-manusia' terhadap rasul, cf. 21:34). Selaras.