وَلَئِنْ أَطَعْتُمْ بَشَرًا مِثْلَكُمْ إِنَّكُمْ إِذًا لَخَاسِرُونَ

Dan sungguh, jika kalian menaati manusia seperti kalian, sesungguhnya kalian ketika itu benar-benar merugi.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَلَئِنْ أَطَعْتُمْ بَشَرًا مِثْلَكُمْwa-la-in atha'tum basyaran mitslakumdan sungguh, jika kalian menaati manusia seperti kalian
  2. إِنَّكُمْ إِذًا لَخَاسِرُونَinnakum idzan la-khaasiruunasesungguhnya kalian ketika itu benar-benar merugi

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. وَلَئِنْwa-la-indan sungguh jika
  2. أَطَعْتُمْatha'tumkalian menaati
  3. بَشَرًاbasyaranmanusia
  4. مِثْلَكُمْmitslakumseperti kalian
  5. إِنَّكُمْinnakumsesungguhnya kalian
  6. إِذًاidzanjika demikian
  7. لَخَاسِرُونَla-khaasiruunabenar-benar orang-orang yang merugi

Inti bacaan

Kekhawatiran mereka: 'jika kalian menaati manusia seperti kalian. kalian benar-benar merugi', ironisnya, ketakutan mengikuti kebenaran justru berbalik menjadi kerugian yang sesungguhnya mereka alami sendiri.

Penjelasan pilihan kata

'Khaasiruuna' ('orang-orang yang merugi', akar xsr), argumen mala' membalik logika: bukan penolakan yang berisiko rugi, melainkan justru ketaatan yang mereka klaim akan mendatangkan kerugian.

Tafsiran

Ayat ini melanjutkan kutipan para pemuka dengan ancaman kerugian bagi siapa saja yang menaati rasul: sebuah pembalikan retoris yang menempatkan bahaya bukan pada penolakan, melainkan pada kepatuhan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam mereka membalik letak risikonya. Bukan menolak yang berbahaya, melainkan menaati. Yang aman dan yang merugi ditukar tempatnya.
  • Alasan yang mereka pakai manusia seperti kalian. Kesamaan itu dijadikan keberatan. Yang seharusnya memudahkan justru dipakai menolak.
  • Allah merekam kata merugi keluar dari mulut mereka sendiri. Kata yang nanti kembali kepada mereka. Yang mereka takutkan justru yang mereka jalani.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar t-w-', b-sh-r, m-ts-l, kh-s-r): ata'tum diterjemahkan 'menaati' (akar t-w-'); bashar mithlakum diterjemahkan 'manusia seperti kalian' (akar b-sh-r); khaasiruun diterjemahkan 'merugi' (akar kh-s-r). Selaras.