إِنْ هُوَ إِلَّا رَجُلٌ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًا وَمَا نَحْنُ لَهُ بِمُؤْمِنِينَ
Ia tidak lain hanyalah seorang lelaki yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah, dan kami tidak akan mempercayainya."
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنْ هُوَ إِلَّا رَجُلٌ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًاin huwa illaa rajulun iftaraa 'alaa llaahi kadzibania tidak lain hanyalah seorang lelaki yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah
- وَمَا نَحْنُ لَهُ بِمُؤْمِنِينَwa-maa nahnu lahu bi-mu'miniinadan kami tidak akan mempercayainya
Terjemahan per kata (12 kata)
- إِنْinjika
- هُوَhuwaia
- إِلَّاillaakecuali
- رَجُلٌrajulunseorang lelaki
- افْتَرَىٰiftaraamengada-ada
- عَلَى'alaaatas
- اللَّهِllaahiAllah
- كَذِبًاkadzibankebohongan
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- نَحْنُnahnukami
- لَهُlahubaginya
- بِمُؤْمِنِينَbi-mu'miniinaorang-orang yang beriman
Inti bacaan
Tuduhan tajam terhadap pembawa pesan: 'seorang lelaki yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah', serangan langsung terhadap kredibilitas personal sebagai cara menghindari keterlibatan dengan substansi pesan.
Penjelasan pilihan kata
'Iftaraa alaa llaahi kadziban' ('mengada-adakan kebohongan terhadap Allah', akar f-r-y + k-dz-b): tuduhan bahwa rasul mengarang klaim wahyu, bukan sekadar salah paham atau keliru. Kutipan panjang mala' yang dimulai di 23:33 ditutup di sini.
Tafsiran
Ayat penutup kutipan ini menaikkan tuduhan dari sekadar keraguan menjadi tuduhan kebohongan yang disengaja terhadap Allah sendiri: puncak penolakan yang berakhir dengan pernyataan tegas ketidakpercayaan.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam mereka menyebutnya hanyalah seorang lelaki. Kata hanya dipakai. Yang dipersoalkan bukan isi ucapannya, melainkan bahwa ia sama seperti mereka.
- Tuduhannya mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Bukan keliru. Yang dituduhkan perbuatan yang paling berat, tanpa satu pun alasan disertakan.
- Kalimat penutup mereka: kami tidak akan mempercayainya. Diucapkan sebagai keputusan. Yang sudah memutuskan tak lagi memerlukan pemeriksaan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar r-j-l, f-r-y, a-l-h, k-dz-b, a-m-n): rajul diterjemahkan 'lelaki' (akar r-j-l); iftaraa alaa llaah kadhiban diterjemahkan 'mengada-adakan kebohongan terhadap Allah' (akar f-r-y + akar k-dz-b); mu'miniin diterjemahkan 'mempercayai' (akar '-m-n). gloss '(Hud)' dibuang.