فَقَالُوا أَنُؤْمِنُ لِبَشَرَيْنِ مِثْلِنَا وَقَوْمُهُمَا لَنَا عَابِدُونَ

Maka mereka berkata, "Apakah kami akan percaya kepada dua manusia seperti kami, padahal kaum keduanya menghamba kepada kami?"

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. فَقَالُوا أَنُؤْمِنُ لِبَشَرَيْنِ مِثْلِنَاfa-qaaluu a-nu'minu li-basharayni mitslinaamaka mereka berkata, apakah kami akan percaya kepada dua manusia seperti kami
  2. وَقَوْمُهُمَا لَنَا عَابِدُونَwa-qawmuhumaa lanaa aabiduunapadahal kaum keduanya menghamba kepada kami
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar q-w-l, a-m-n, b-sh-r, m-ts-l, q-w-m, '-b-d): basharayn mithlinaa diterjemahkan 'dua manusia seperti kami' (akar b-sh-r, keberatan 'hanya-manusia', kini utk Musa & Harun); qawmuhumaa lanaa aabiduun diterjemahkan 'kaum keduanya menghamba kepada kami' (akar '-b-d dipakai utk perbudakan-kepada-MANUSIA; kaum Firaun anggap Bani Israil hamba mereka, menyingkap inti abada = kepatuhan/perbudakan total). gloss '(pantas)/(Bani Israil)' dibuang.

Aplikasi

Alasan penolakan yang terungkap: 'Apakah kami akan percaya kepada dua manusia seperti kami, padahal kaum keduanya menghamba kepada kami?', hierarki sosial dan status dipakai sebagai alasan menolak kebenaran, mengutamakan struktur kekuasaan yang ada di atas substansi pesan.