وَالَّذِينَ يُؤْتُونَ مَا آتَوْا وَقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ أَنَّهُمْ إِلَىٰ رَبِّهِمْ رَاجِعُونَ

dan orang-orang yang memberikan apa yang mereka berikan, sedang hati mereka gentar karena mereka akan kembali kepada Tuhan mereka,

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَالَّذِينَ يُؤْتُونَ مَا آتَوْاwa-lladziina yu'tuuna maa aatawdan orang-orang yang memberikan apa yang mereka berikan
  2. وَقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌwa-quluubuhum wajilatunsedang hati mereka gentar
  3. أَنَّهُمْ إِلَىٰ رَبِّهِمْ رَاجِعُونَannahum ilaa rabbihim raaji'uunakarena mereka akan kembali kepada Tuhan mereka
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar a-t-y, q-l-b, w-j-l, r-b-b, r-j-'): yu'tuuna maa aataw diterjemahkan 'memberikan apa yang mereka berikan' (akar '-t-y); quluubuhum wajilah diterjemahkan 'hati mereka gentar' (akar q-l-b + akar w-j-l); raaji'uun diterjemahkan 'kembali' (akar r-j-'). gloss '(kebaikan)/(karena mereka tahu)' dibuang.

Aplikasi

Detail penting: memberi sambil 'hati mereka gentar karena mereka akan kembali kepada Tuhan mereka', kedermawanan yang disertai kerendahan hati, tidak pernah merasa cukup atau puas diri meski sudah banyak berbuat baik. Konkretnya: memberi atau berbuat baik sambil tetap menjaga kerendahan hati (tidak merasa sudah 'cukup' atau berhak sombong) adalah keseimbangan karakter yang mencegah kepuasan diri berlebihan.