وَلَا نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۖ وَلَدَيْنَا كِتَابٌ يَنْطِقُ بِالْحَقِّ ۚ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ

Dan Kami tidak membebani satu jiwa pun kecuali menurut kesanggupannya; dan pada Kami ada kitab yang berbicara dengan benar, dan mereka tidak dizalimi.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَلَا نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَاwa-laa nukallifu nafsan illaa wus'ahaadan Kami tidak membebani satu jiwa pun kecuali menurut kesanggupannya
  2. وَلَدَيْنَا كِتَابٌ يَنْطِقُ بِالْحَقِّwa-ladaynaa kitaabun yantiqu bi-l-haqqidan pada Kami ada kitab yang berbicara dengan benar
  3. وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَwa-hum laa yuzhlamuunadan mereka tidak dizalimi
Aplikasi

Prinsip keadilan yang penting: 'Kami tidak membebani satu jiwa pun kecuali menurut kesanggupannya... mereka tidak dizalimi', standar yang diterapkan selalu proporsional dengan kapasitas individu, bukan tuntutan yang melampaui kemampuan wajar.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar k-l-f, n-f-s, w-s-', k-t-b, n-t-q, h-q-q, zh-l-m): laa nukallifu nafsan illaa wus'ahaa diterjemahkan 'tidak membebani satu jiwa pun kecuali menurut kesanggupannya' (akar k-l-f + akar n-f-s + akar w-s-', prinsip etis: tak ada beban di luar kesanggupan); kitaab yantiqu bi-l-haqq diterjemahkan 'kitab yang berbicara dengan benar' (akar k-t-b + akar n-t-q + akar h-q-q); laa yuzhlamuun diterjemahkan 'tidak dizalimi' (akar zh-l-m). Selaras.