وَلَا نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۖ وَلَدَيْنَا كِتَابٌ يَنْطِقُ بِالْحَقِّ ۚ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ
Dan Kami tidak membebani satu jiwa pun kecuali menurut kesanggupannya; dan pada Kami ada kitab yang berbicara dengan benar, dan mereka tidak dizalimi.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَلَا نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَاwa-laa nukallifu nafsan illaa wus'ahaadan Kami tidak membebani satu jiwa pun kecuali menurut kesanggupannya
- وَلَدَيْنَا كِتَابٌ يَنْطِقُ بِالْحَقِّwa-ladaynaa kitaabun yanthiqu bi-l-haqqidan pada Kami ada kitab yang berbicara dengan benar
- وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَwa-hum laa yuzhlamuunadan mereka tidak dizalimi
Terjemahan per kata (12 kata)
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- نُكَلِّفُnukallifuKami membebani
- نَفْسًاnafsanjiwa
- إِلَّاillaakecuali
- وُسْعَهَاwus'ahaakesanggupannya
- وَلَدَيْنَاwa-ladaynaadan di sisi Kami
- كِتَابٌkitaabunKitab
- يَنْطِقُyanthiquberbicara
- بِالْحَقِّbi-l-haqqidengan kebenaran
- وَهُمْwa-humdan mereka
- لَاlaatidak
- يُظْلَمُونَyuzhlamuunamereka dizalimi
Inti bacaan
Prinsip keadilan yang penting: 'Kami tidak membebani satu jiwa pun kecuali menurut kesanggupannya. mereka tidak dizalimi', standar yang diterapkan selalu proporsional dengan kapasitas individu, bukan tuntutan yang melampaui kemampuan wajar.
Penjelasan pilihan kata
'Illaa wus'ahaa' ('kecuali menurut kesanggupannya', akar wsE) menetapkan prinsip proporsionalitas beban. 'Kitaabun yantiqu bi-l-haqqi' ('kitab yang berbicara dengan benar') dipertahankan literal: kitab digambarkan 'berbicara', citra personifikasi yang dipertahankan apa adanya tanpa dihaluskan jadi 'mencatat'.
Tafsiran
Ayat ini membuka bagian penutup surah dengan prinsip keadilan yang tegas: tuntutan yang diberikan selalu proporsional dengan kapasitas, dan catatan yang menjadi dasar penilaian bersifat objektif, 'berbicara dengan benar', bukan sewenang-wenang.
Renungan dan Hikmah
- Prinsip 'tidak dibebani kecuali menurut kesanggupan' menolak anggapan bahwa standar yang dituntut bersifat mustahil dipenuhi atau tidak adil secara struktural, apa pun yang dituntut, menurut pernyataan ini, sudah disesuaikan dengan kapasitas yang dimiliki.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-l-f, n-f-s, w-s-', k-t-b, n-t-q, h-q-q, zh-l-m): laa nukallifu nafsan illaa wus'ahaa diterjemahkan 'tidak membebani satu jiwa pun kecuali menurut kesanggupannya' (akar k-l-f + akar n-f-s + akar w-s-', prinsip etis: tak ada beban di luar kesanggupan); kitaab yantiqu bi-l-haqq diterjemahkan 'kitab yang berbicara dengan benar' (akar k-t-b + akar n-t-q + akar h-q-q); laa yuzhlamuun diterjemahkan 'tidak dizalimi' (akar zh-l-m). Selaras.