بَلْ قُلُوبُهُمْ فِي غَمْرَةٍ مِنْ هَٰذَا وَلَهُمْ أَعْمَالٌ مِنْ دُونِ ذَٰلِكَ هُمْ لَهَا عَامِلُونَ
Bahkan hati mereka dalam kelalaian dari ini, dan mereka mempunyai perbuatan-perbuatan selain itu yang terus mereka kerjakan.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- بَلْ قُلُوبُهُمْ فِي غَمْرَةٍ مِنْ هَٰذَاbal quluubuhum fii ghamratin min haadzaabahkan hati mereka dalam kelalaian dari ini
- وَلَهُمْ أَعْمَالٌ مِنْ دُونِ ذَٰلِكَwa-lahum a'maalun min duuni dzaalikadan mereka mempunyai perbuatan-perbuatan selain itu
- هُمْ لَهَا عَامِلُونَhum lahaa 'aamiluunayang terus mereka kerjakan
Terjemahan per kata (14 kata)
- بَلْbalbahkan
- قُلُوبُهُمْquluubuhumhati mereka
- فِيfiidalam
- غَمْرَةٍghamratinkelalaian
- مِنْmindari
- هَٰذَاhaadzaaini
- وَلَهُمْwa-lahumdan bagi mereka
- أَعْمَالٌa'maalunamal-amal
- مِنْmindari
- دُونِduuniselain
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- هُمْhummereka
- لَهَاlahaakepadanya
- عَامِلُونَ'aamiluunaorang-orang yang beramal
Inti bacaan
Kontras dengan mereka yang menolak: 'hati mereka dalam kelalaian. mereka mempunyai perbuatan-perbuatan selain itu yang terus mereka kerjakan', kesibukan dengan aktivitas lain menjadi cara menghindari kesadaran yang lebih dalam.
Penjelasan pilihan kata
'Ghamratin' ('kelalaian', akar gmr): akar yang sama persis dengan 'ghamratihim' di 23:54 (dikonfirmasi morfologi), kini dipakai untuk menggambarkan kondisi hati kelompok yang sama yang sebelumnya diperintahkan 'dibiarkan'. 'A'maalun min duuni dzaalika' ('perbuatan-perbuatan selain itu') tidak dirinci lebih jauh oleh teks: sifat perbuatan itu dibiarkan terbuka.
Tafsiran
Ayat ini menjelaskan mengapa mereka perlu 'dibiarkan' di 23:54: hati mereka sendiri dalam kelalaian, disibukkan oleh aktivitas-aktivitas lain yang menjauhkan dari kesadaran yang lebih dalam.
Renungan dan Hikmah
- Kata 'kelalaian' yang sama persis dipakai di 23:54 dan di sini, bukan kebetulan, melainkan menjelaskan kondisi batin yang menjadi alasan instruksi 'biarkanlah mereka' sebelumnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-l-b, gh-m-r, '-m-l, d-w-n): quluubuhum fii ghamrah diterjemahkan 'hati mereka dalam kelalaian' (akar q-l-b + akar gh-m-r, bukan dalaal; terjemahan lain 'kesesatan'); a'maal/'aamiluun diterjemahkan 'perbuatan/mengerjakan' (akar '-m-l). gloss '(orang-orang kafir)/(memahami Al-Qur'an)/(buruk)' dibuang.