أَمْ تَسْأَلُهُمْ خَرْجًا فَخَرَاجُ رَبِّكَ خَيْرٌ ۖ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

Ataukah engkau meminta imbalan kepada mereka? Maka imbalan Tuhanmu lebih baik, dan Dialah sebaik-baik pemberi rezeki.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. أَمْ تَسْأَلُهُمْ خَرْجًاam tas'aluhum kharjanataukah engkau meminta imbalan kepada mereka
  2. فَخَرَاجُ رَبِّكَ خَيْرٌfa-kharaaju rabbika khayrunmaka imbalan Tuhanmu lebih baik
  3. وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَwa-huwa khayru r-raaziqiinadan Dialah sebaik-baik pemberi rezeki

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. أَمْamatau
  2. تَسْأَلُهُمْtas'aluhumengkau meminta kepada mereka
  3. خَرْجًاkharjanupah
  4. فَخَرَاجُfa-kharaajumaka upah
  5. رَبِّكَrabbikaTuhanmu
  6. خَيْرٌkhayrunlebih baik
  7. وَهُوَwa-huwadan Dia
  8. خَيْرُkhayrusebaik-baik
  9. الرَّازِقِينَr-raaziqiinapara pemberi rezeki

Inti bacaan

Pembelaan terhadap tuduhan motif tersembunyi: 'Ataukah engkau meminta imbalan kepada mereka?', kemurnian niat ditegaskan lewat ketiadaan kepentingan finansial pribadi dalam menyampaikan pesan.

Penjelasan pilihan kata

'Kharjan'/'kharaaju' ('imbalan', akar xrj), dua bentuk kata dari akar sama, dipakai berpasangan untuk kontras: imbalan yang mungkin diminta dari manusia versus imbalan dari Tuhan.

Tafsiran

Pertanyaan retoris terakhir dalam rangkaian ini menyingkirkan kemungkinan motif finansial: pembawa pesan tidak meminta apa pun dari pendengarnya, menegaskan bahwa penolakan bukan reaksi terhadap tuntutan material apa pun.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyingkirkan kemungkinan motif upah. Lewat pertanyaan. Yang menolak tak punya alasan bahwa ia dimintai apa-apa.
  • Kata imbalan dipakai dua kali: dari mereka, dan dari Tuhanmu. Berpasangan. Yang tak diminta dari manusia disebut sudah ada di tempat lain.
  • Allah menutup dengan Dialah sebaik-baik pemberi rezeki. Sesudah bicara upah. Yang tak dibayar manusia tak berarti bekerja tanpa bayaran.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar s-a-l, kh-r-j, r-b-b, kh-y-r, r-z-q): tas'aluhum kharjan diterjemahkan 'meminta imbalan' (akar s-'-l + akar kh-r-j); kharaaj diterjemahkan 'imbalan (upah)'; khayr ar-raaziqiin diterjemahkan 'sebaik-baik pemberi rezeki' (akar r-z-q). gloss '(Nabi Muhammad)' dibuang.