وَإِنَّ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ عَنِ الصِّرَاطِ لَنَاكِبُونَ
Dan sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat benar-benar menyimpang dari jalan itu.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَإِنَّ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِwa-inna lladziina laa yu'minuuna bi-l-aakhiratidan sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat
- عَنِ الصِّرَاطِ لَنَاكِبُونَ'ani sh-shiraathi la-naakibuunabenar-benar menyimpang dari jalan itu
Terjemahan per kata (8 kata)
- وَإِنَّwa-innadan sungguh
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- لَاlaatidak
- يُؤْمِنُونَyu'minuunaberiman
- بِالْآخِرَةِbi-l-aakhiratidengan akhirat
- عَنِ'anidari
- الصِّرَاطِsh-shiraathijalan
- لَنَاكِبُونَla-naakibuunabenar-benar menyimpang
Inti bacaan
Konsekuensi penolakan terhadap akhirat: 'benar-benar menyimpang dari jalan itu', keraguan terhadap akuntabilitas masa depan berdampak langsung pada arah hidup yang dijalani sekarang.
Penjelasan pilihan kata
'Naakibuuna' ('menyimpang', akar nkb): kata benda pelaku yang menandai penyimpangan dari 'jalan yang lurus' yang baru disebut di ayat sebelumnya, kontras langsung.
Tafsiran
Ayat ini menjelaskan kaitan sebab-akibat: penolakan terhadap akhirat bukan sekadar keyakinan teologis terpisah, melainkan sesuatu yang berdampak langsung pada arah yang diambil di jalan hidup ini.
Renungan dan Hikmah
- Ayat sebelumnya, 23:73, menyatakan bahwa mereka memang sedang diseru ke jalan yang lurus. Ayat ini menyusul dengan لَنَاكِبُونَ, kata yang sekali saja muncul di seluruh Quran, dan artinya menyimpang. Jadi dua ayat berdampingan menaruh dua hal sekaligus: seruan sudah sampai, dan arah tetap melenceng. Yang dipersoalkan bukan ketiadaan panggilan.
- Bentuk الصِّرَاطِ dengan awalan seperti ini cuma tiga kali muncul (20:135, 23:74, 38:22), dan di 20:135 ia justru jadi bahan yang akan diketahui kelak: “kalian akan mengetahui siapa yang berada di jalan yang lurus”. Ayat ini tak menunggu sampai kelak, ia sudah menyebutkan hasilnya sekarang, dan menyebutkan sebabnya sekali lagi bukan pada kelakuan melainkan pada apa yang tidak dipercayai.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-m-n, a-kh-r, s-r-t, n-k-b): laa yu'minuun diterjemahkan 'tidak beriman' (akar '-m-n); naakibuun diterjemahkan 'menyimpang' (akar n-k-b). gloss '(yang lurus)' dibuang.