عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَتَعَالَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ
Yang mengetahui yang gaib dan yang tampak. Tinggilah Allah dari apa yang mereka sekutukan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ'aalimi l-ghaybi wa-sy-syahaadatiYang mengetahui yang gaib dan yang tampak
- فَتَعَالَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَfa-ta'aalaa 'ammaa yusyrikuunamaka Tinggilah Dia dari apa yang mereka sekutukan
Terjemahan per kata (6 kata)
- عَالِمِ'aalimiyang mengetahui
- الْغَيْبِl-ghaybiyang gaib
- وَالشَّهَادَةِwa-sy-syahaadatidan yang tampak
- فَتَعَالَىٰfa-ta'aalaamaka Mahatinggi
- عَمَّا'ammaadari apa yang
- يُشْرِكُونَyusyrikuunamenyekutukan
Inti bacaan
Deskripsi komprehensif: 'mengetahui semua yang gaib dan yang tampak', cakupan pengetahuan yang menyeluruh melampaui dikotomi antara yang terlihat dan tersembunyi.
Penjelasan pilihan kata
'Fa-ta'aalaa' ('Tinggilah Allah'): verba doksologis dari akar Elw, akar yang sama dengan 'la'alaa' di 23:91 namun bentuk gramatikal berbeda (di 23:91 verba biasa 'mengungguli', di sini verba doksologis seruan-ketinggian), dipertahankan tanpa 'Maha', konsisten dengan penanganan ta'aalaa yang sudah dikunci di 20:114. 'Aalimi l-ghaybi' ('Yang mengetahui yang gaib', akar Elm): facet dari akar lm, berbeda dari facet 'berilmu' yang dipakai di tempat lain.
Tafsiran
Ayat penutup rangkaian ini menyimpulkan dengan dua pernyataan berdampingan: pengetahuan yang menyeluruh (gaib dan tampak) dan seruan ketinggian dari segala bentuk penyekutuan, cakupan pengetahuan total menjadi dasar bagi penolakan terhadap klaim sekutu apa pun.
Renungan dan Hikmah
- 'Ta'aalaa' di sini adalah kemunculan kedua dari verba doksologis yang sama yang sudah dikoreksi dari 'Mahatinggi' di 20:114, dipertahankan konsisten sebagai 'Tinggilah Allah' tanpa 'Maha', menegaskan disiplin ini berlaku sistematis, bukan koreksi satu kali yang terisolasi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').