رَبِّ فَلَا تَجْعَلْنِي فِي الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

Tuhanku, maka janganlah Engkau jadikan aku termasuk kaum yang zalim."

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. رَبِّ فَلَا تَجْعَلْنِيrabbi fa-laa taj'alniituhanku, maka janganlah Engkau jadikan aku
  2. فِي الْقَوْمِ الظَّالِمِينَfii l-qawmi zh-zhaalimiinatermasuk kaum yang zalim

Terjemahan per kata (6 kata)

  1. رَبِّrabbiTuhan
  2. فَلَاfa-laamaka janganlah
  3. تَجْعَلْنِيtaj'alniiEngkau menjadikanku
  4. فِيfiitermasuk
  5. الْقَوْمِl-qawmikaum
  6. الظَّالِمِينَzh-zhaalimiinayang zalim

Inti bacaan

Doa lanjutan yang penuh kehati-hatian: 'janganlah Engkau jadikan aku termasuk kaum yang zalim', kesadaran diri untuk tidak jatuh ke dalam kategori yang sama dengan yang dikritik, sebuah kerendahan hati yang penting.

Penjelasan pilihan kata

'Fa-laa taj'alnii fii l-qawmi zh-zhaalimiina' ('janganlah Engkau jadikan aku termasuk kaum yang zalim'): doa ini segera menyusul permohonan sebelumnya dengan kewaspadaan diri, bukan permintaan tunggal tanpa syarat.

Tafsiran

Doa ini menambahkan pengendali penting pada permohonan sebelumnya: keinginan menyaksikan keadilan bagi orang zalim disertai kesadaran bahwa diri sendiri juga bisa jatuh ke kategori yang sama, kerendahan hati yang menyeimbangkan hasrat akan keadilan.

Renungan dan Hikmah

  • Doa ini menunjukkan pola penting: keinginan melihat keadilan ditegakkan bagi orang lain disertai langsung dengan permohonan agar diri sendiri tidak jatuh ke kesalahan yang sama, bukan sekadar menuntut keadilan dari luar, tapi juga menjaga diri dari dalam.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar r-b-b, j-'-l, q-w-m, zh-l-m): taj'alnii diterjemahkan 'menjadikan aku'; zhaalimiin diterjemahkan 'zalim'. Selaras.