قَالَ كَمْ لَبِثْتُمْ فِي الْأَرْضِ عَدَدَ سِنِينَ
Dia berfirman, "Berapa tahun lamanya kalian tinggal di bumi?"
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَالَ كَمْ لَبِثْتُمْ فِي الْأَرْضِqaala kam labitstum fii l-ardhiDia berfirman, berapa lama kalian tinggal di bumi
- عَدَدَ سِنِينَ'adada siniinadalam bilangan tahun
Terjemahan per kata (7 kata)
- قَالَqaalaberkata
- كَمْkambetapa banyak
- لَبِثْتُمْlabitstumkalian tinggal
- فِيfiidi
- الْأَرْضِl-ardhibumi
- عَدَدَ'adadajumlah
- سِنِينَsiniinatahun
Inti bacaan
Pertanyaan tentang persepsi waktu: 'Berapa tahun lamanya kalian tinggal di bumi?', pertanyaan yang akan segera mengungkap betapa relatifnya pengalaman waktu duniawi dibandingkan skala akhirat.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini membuka adegan baru dengan 'qaala' eksplisit: pertanyaan tentang persepsi waktu, topik yang berbeda dari kutipan sebelumnya.
Tafsiran
Pertanyaan ini beralih ke tema baru: bukan lagi tentang penolakan atau pengejekan, melainkan tentang bagaimana waktu kehidupan dunia akan dipersepsikan kembali setelah kematian.
Renungan dan Hikmah
- Yang ditanyakan lamanya, bukan isinya. Berapa tahun kalian tinggal. Allah menagih hitungan waktu.
- Pertanyaannya membuka topik baru. Bukan lagi soal penolakan. Kini soal rasa waktu.
- Jawaban mereka akan sangat pendek. Allah menyiapkan pertanyaannya lebih dahulu. Perbandingannya baru terasa di ayat berikutnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, l-b-ts, a-r-d, '-d-d, s-n-w): labithtum diterjemahkan 'kalian tinggal (menetap)' (akar l-b-ts); adada siniin diterjemahkan 'bilangan tahun' (akar '-d-d + akar s-n-w). gloss '(Allah)' dibuang.