أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ
Maka apakah kalian mengira bahwa Kami menciptakan kalian dengan sia-sia, dan bahwa kalian tidak akan dikembalikan kepada Kami?
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًاa-fa-hasibtum annamaa khalaqnaakum 'abatsanmaka apakah kalian mengira bahwa Kami menciptakan kalian dengan sia-sia
- وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَwa-annakum ilaynaa laa turja'uunadan bahwa kalian tidak akan dikembalikan kepada Kami
Terjemahan per kata (8 kata)
- أَفَحَسِبْتُمْa-fa-hasibtummaka apakah kalian mengira
- أَنَّمَاannamaabahwa hanyalah
- خَلَقْنَاكُمْkhalaqnaakumKami menciptakan kalian
- عَبَثًا'abatsansia-sia
- وَأَنَّكُمْwa-annakumdan bahwa kalian
- إِلَيْنَاilaynaakepada Kami
- لَاlaatidak
- تُرْجَعُونَturja'uunakalian dikembalikan
Inti bacaan
Pertanyaan mendasar yang menantang: 'apakah kalian mengira bahwa Kami menciptakan kalian dengan sia-sia?', penolakan terhadap gagasan bahwa keberadaan manusia tanpa tujuan, menegaskan makna dan akuntabilitas yang melekat pada eksistensi.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini beralih dari dialog tanya-jawab menuju pertanyaan retoris langsung tanpa qaala baru: pola yang sama dengan pergeseran tanpa penanda pembicara di 23:51/65/95. 'Khalaqnaakum abatsan' ('menciptakan kalian dengan sia-sia', akar Ebv): penciptaan yang dituduhkan tanpa tujuan, ditolak tegas oleh pertanyaan ini sendiri.
Tafsiran
Pertanyaan ini menyimpulkan seluruh rangkaian sebelumnya dengan pertanyaan mendasar: bukan sekadar soal berapa lama waktu berlalu, melainkan apakah keberadaan itu sendiri punya tujuan, pertanyaan yang jawabannya sudah tersirat dari keseluruhan argumen yang dibangun sepanjang surah.
Renungan dan Hikmah
- Pertanyaan retoris ini menolak tegas gagasan bahwa penciptaan manusia tanpa tujuan atau akuntabilitas, anggapan bahwa hidup ini 'sia-sia' dibantah langsung sebagai kesalahpahaman mendasar yang dikoreksi di ayat ini.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar h-s-b, kh-l-q, '-b-ts, r-j-'): hasibtum diterjemahkan 'mengira' (akar h-s-b); khalaqnaakum abathan diterjemahkan 'menciptakan kalian dengan sia-sia' (akar kh-l-q + akar '-b-ts, penciptaan bermaksud, sepasang 21:16 'bukan main-main'); laa turja'uun diterjemahkan 'tidak dikembalikan' (akar r-j-'). gloss '(tanpa ada maksud)' dibuang.