وَمَنْ يَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ لَا بُرْهَانَ لَهُ بِهِ فَإِنَّمَا حِسَابُهُ عِنْدَ رَبِّهِ ۚ إِنَّهُ لَا يُفْلِحُ الْكَافِرُونَ

Dan siapa yang menyeru tuhan lain bersama Allah, yang tiada dalil baginya tentang itu, maka perhitungannya hanya di sisi Tuhannya; sesungguhnya orang-orang kafir tidak akan beruntung.

Terjemahan bertahap (4 jeda)
  1. وَمَنْ يَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَwa-man yad'u ma'a llaahi ilaahan aakharadan siapa yang menyeru tuhan lain bersama Allah
  2. لَا بُرْهَانَ لَهُ بِهِlaa burhaana lahu bihiyang tiada dalil baginya tentang itu
  3. فَإِنَّمَا حِسَابُهُ عِنْدَ رَبِّهِfa-innamaa hisaabuhu inda rabbihimaka perhitungannya hanya di sisi Tuhannya
  4. إِنَّهُ لَا يُفْلِحُ الْكَافِرُونَinnahu laa yuflihu l-kaafiruunasesungguhnya orang-orang kafir tidak akan beruntung
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar d-'-w, a-l-h, a-kh-r, b-r-h-n, h-s-b, '-n-d, r-b-b, f-l-h, k-f-r): man yad'u ma'a llaah ilaahan aakhar laa burhaana lahu bihi diterjemahkan 'siapa menyeru tuhan lain bersama Allah, TANPA bukti tentangnya' (akar d-'-w + ilaah + akar b-r-h-n), burhaan = akar judul proyek haatuu burhaanakum: Qur'an SENDIRI menuntut bukti bagi tuhan kedua = sandaran-internal langsung 'bawalah buktimu'; yad'u diterjemahkan 'menyeru' (da'aa, BUKAN 'menyembah'; terjemahan lain 'menyembah'); laa yuflihu l-kaafiruun diterjemahkan 'orang kafir tak beruntung' (akar f-l-h + akar k-f-r). gloss '(yang membenarkan)' dibuang.

Aplikasi

Peringatan tegas: 'siapa yang menyeru tuhan lain bersama Allah, yang tidak ada bukti baginya... orang-orang kafir tidak akan beruntung', pengabdian tanpa dasar bukti yang sah berujung pada kegagalan, sebuah pengulangan tema yang konsisten sepanjang surah.