وَقُلْ رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ

Dan katakanlah, "Tuhanku, berilah ampunan dan rahmat. Engkau sebaik-baik pemberi rahmat."

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَقُلْ رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْwa-qul rabbi ghfir wa-rhamdan katakanlah, tuhanku, berilah ampunan dan rahmat
  2. وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَwa-anta khayru r-raahimiinadan Engkau sebaik-baik pemberi rahmat

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. وَقُلْwa-quldan katakanlah
  2. رَبِّrabbiTuhan
  3. اغْفِرْghfirampunilah
  4. وَارْحَمْwa-rhamdan rahmatilah
  5. وَأَنْتَwa-antadan engkau
  6. خَيْرُkhayrusebaik-baik
  7. الرَّاحِمِينَr-raahimiinapara pengasih

Inti bacaan

Doa penutup surah yang sederhana namun mendalam: 'berilah ampunan dan rahmat. Engkaulah sebaik-baik pemberi rahmat', kerendahan hati final yang mengakhiri seluruh perjalanan argumen dengan permohonan yang tulus.

Penjelasan pilihan kata

'Wa-qul' ('dan katakanlah') membuka kutipan penutup surah: doa terakhir yang berbeda dari kutipan-kutipan sebelumnya, ditandai eksplisit 'katakanlah' yang baru. 'Ghfir wa-rham' ('berilah ampunan dan rahmat', akar gfr+rHm) dan 'khayru r-raahimiina' ('sebaik-baik pemberi rahmat') mengulang formula yang sama persis dengan doa segolongan hamba di 23:109.

Tafsiran

Ayat penutup surah ini kembali ke suara personal Nabi, menutup seluruh argumen panjang tentang penciptaan, akuntabilitas, dan kedaulatan Allah dengan doa yang sederhana dan rendah hati: permohonan ampunan dan rahmat, bukan klaim atau tuntutan.

Renungan dan Hikmah

  • Doa penutup ini memakai formula yang identik dengan doa segolongan hamba di 23:109 ('ampunilah kami dan berilah kami rahmat... sebaik-baik pemberi rahmat'), Nabi sendiri menutup surah dengan doa yang sama dengan yang dipanjatkan hamba-hamba yang dipuji sebelumnya, bukan doa yang berbeda atau lebih istimewa.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…d, “Ya Tuhanku, berilah ampunan dan rahmat. Engkaulah se…”. Dalam ayat ini, 'ghafara' dan 'rahima' sama-sama tanpa kata sandang al-; 'raahimiin' bertakrif (memakai kata sandang al-). ghafara diterjemahkan 'mengampuni' (keluarga 'ampun'; ≠ -f-w 'maaf') · verba rahima diterjemahkan keluarga 'merahmati/memberi rahmat' (sejalan raahimiin diterjemahkan 'pemberi rahmat', kata terjemahan lain SENDIRI di 23:109) · raahimiin diterjemahkan 'pemberi rahmat' (kata terjemahan lain sendiri di 23:109/118).