وَالْخَامِسَةُ أَنَّ لَعْنَتَ اللَّهِ عَلَيْهِ إِنْ كَانَ مِنَ الْكَاذِبِينَ
Dan yang kelima: bahwa laknat Allah atasnya jika ia termasuk orang-orang yang berdusta.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَالْخَامِسَةُ أَنَّ لَعْنَتَ اللَّهِ عَلَيْهِwa-l-khaamisatu anna la'nata llaahi 'alayhidan yang kelima: bahwa laknat Allah atasnya
- إِنْ كَانَ مِنَ الْكَاذِبِينَin kaana mina l-kaadzibiinajika ia termasuk orang-orang yang berdusta
Terjemahan per kata (9 kata)
- وَالْخَامِسَةُwa-l-khaamisatudan yang kelima
- أَنَّannabahwa
- لَعْنَتَla'natalaknat
- اللَّهِllaahiAllah
- عَلَيْهِ'alayhiatasnya
- إِنْinjika
- كَانَkaanaadalah
- مِنَminadari
- الْكَاذِبِينَl-kaadzibiinapara pendusta
Inti bacaan
Sumpah kelima yang mengundang laknat atas diri sendiri jika berdusta menunjukkan betapa beratnya konsekuensi yang harus dipikul penuduh, bukan formalitas ringan. Konkretnya: ukur keseriusan sebuah tuduhan dari kesediaan penuduh menanggung akibat terberat jika ternyata salah; kalau seseorang enggan mempertaruhkan apa pun untuk klaimnya, itu tanda tuduhannya belum layak dipercaya.
Penjelasan pilihan kata
'Al-khaamisatu' ('yang kelima') menandai sumpah kelima yang menyertai empat kesaksian sebelumnya, bukan kesaksian tambahan biasa, melainkan sumpah yang membawa konsekuensi diri sendiri.
Tafsiran
Sumpah kelima ini mengubah keempat kesaksian sebelumnya dari sekadar pengulangan menjadi taruhan serius: penuduh mempertaruhkan laknat atas dirinya sendiri jika ia berbohong.
Renungan dan Hikmah
- Sumpah kelima yang mempertaruhkan laknat diri sendiri menjadi ukuran keseriusan tuduhan, pola yang akan diulang secara simetris bagi pihak istri di 24:9, menyeimbangkan risiko di kedua sisi sengketa.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar kh-m-s, l-'-n, a-l-h, k-w-n, k-dz-b): khaamisah diterjemahkan 'yang kelima'; la'nah diterjemahkan 'laknat' (akar l-'-n); kaadhibiin diterjemahkan 'pendusta' (akar k-dz-b). gloss '(Sumpah)' + footnote dibuang.