وَالْخَامِسَةُ أَنَّ لَعْنَتَ اللَّهِ عَلَيْهِ إِنْ كَانَ مِنَ الْكَاذِبِينَ

Dan yang kelima: bahwa laknat Allah atasnya jika ia termasuk orang-orang yang berdusta.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَالْخَامِسَةُ أَنَّ لَعْنَتَ اللَّهِ عَلَيْهِwa-l-khaamisatu anna la'nata llaahi alayhidan yang kelima: bahwa laknat Allah atasnya
  2. إِنْ كَانَ مِنَ الْكَاذِبِينَin kaana mina l-kaadzibiinajika ia termasuk orang-orang yang berdusta
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar kh-m-s, l-'-n, a-l-h, k-w-n, k-dz-b): khaamisah diterjemahkan 'yang kelima'; la'nah diterjemahkan 'laknat' (akar l-'-n); kaadhibiin diterjemahkan 'pendusta' (akar k-dz-b). gloss '(Sumpah)' + footnote dibuang.

Aplikasi

Sumpah kelima yang mengundang laknat atas diri sendiri jika berdusta menunjukkan betapa beratnya konsekuensi yang harus dipikul penuduh, bukan formalitas ringan. Konkretnya: ukur keseriusan sebuah tuduhan dari kesediaan penuduh menanggung akibat terberat jika ternyata salah; kalau seseorang enggan mempertaruhkan apa pun untuk klaimnya, itu tanda tuduhannya belum layak dipercaya.