إِنَّ الَّذِينَ جَاءُوا بِالْإِفْكِ عُصْبَةٌ مِنْكُمْ ۚ لَا تَحْسَبُوهُ شَرًّا لَكُمْ ۖ بَلْ هُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۚ لِكُلِّ امْرِئٍ مِنْهُمْ مَا اكْتَسَبَ مِنَ الْإِثْمِ ۚ وَالَّذِي تَوَلَّىٰ كِبْرَهُ مِنْهُمْ لَهُ عَذَابٌ عَظِيمٌ

Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah kelompok di antara kalian. Janganlah kalian mengira itu buruk bagi kalian, sebaliknya itu baik bagi kalian. Setiap orang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang diperbuatnya, dan orang yang mengambil peran besar di antara mereka, baginya azab yang agung.

Terjemahan bertahap (5 jeda)

  1. إِنَّ الَّذِينَ جَاءُوا بِالْإِفْكِ عُصْبَةٌ مِنْكُمْinna lladziina jaa'uu bi-l-ifki 'ushbatun minkumsesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah kelompok di antara kalian
  2. لَا تَحْسَبُوهُ شَرًّا لَكُمْlaa tahsabuuhu syarran lakumjanganlah kalian mengira itu buruk bagi kalian
  3. بَلْ هُوَ خَيْرٌ لَكُمْbal huwa khayrun lakumsebaliknya itu baik bagi kalian
  4. لِكُلِّ امْرِئٍ مِنْهُمْ مَا اكْتَسَبَ مِنَ الْإِثْمِli-kulli mri'in minhum maa ktasaba mina l-itsmisetiap orang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang diperbuatnya
  5. وَالَّذِي تَوَلَّىٰ كِبْرَهُ مِنْهُمْ لَهُ عَذَابٌ عَظِيمٌwa-lladzii tawallaa kibrahu minhum lahu 'adzaabun 'azhiimundan orang yang mengambil peran besar di antara mereka, baginya azab yang agung

Terjemahan per kata (28 kata)

  1. إِنَّinnasesungguhnya
  2. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  3. جَاءُواjaa'uumereka datang
  4. بِالْإِفْكِbi-l-ifkidengan berita bohong
  5. عُصْبَةٌ'ushbatungolongan
  6. مِنْكُمْminkumdari kalian
  7. لَاlaajanganlah
  8. تَحْسَبُوهُtahsabuuhukalian mengiranya
  9. شَرًّاsyarrankeburukan
  10. لَكُمْlakumbagi kalian
  11. بَلْbalbahkan
  12. هُوَhuwaitu
  13. خَيْرٌkhayrunlebih baik
  14. لَكُمْlakumbagi kalian
  15. لِكُلِّli-kullibagi setiap
  16. امْرِئٍmri'inseseorang
  17. مِنْهُمْminhumdari mereka
  18. مَاmaaapa yang
  19. اكْتَسَبَktasabaia usahakan
  20. مِنَminadari
  21. الْإِثْمِl-itsmidosa
  22. وَالَّذِيwa-lladziidan yang
  23. تَوَلَّىٰtawallaaberpaling
  24. كِبْرَهُkibrahubagian terbesarnya
  25. مِنْهُمْminhumdari mereka
  26. لَهُlahubaginya
  27. عَذَابٌ'adzaabunazab
  28. عَظِيمٌ'azhiimunyang agung

Inti bacaan

Peristiwa fitnah (berita bohong) ini justru disebut 'baik bagi kalian', dengan tanggung jawab dosa dibagi proporsional, orang yang paling besar mengambil peran mendapat azab paling besar, bukan disamaratakan dengan yang sekadar terseret. Konkretnya: jangan anggap sebuah krisis fitnah atau gosip sebagai kerugian murni, ia bisa menyingkap karakter sejati orang-orang di sekitarmu, namun tetap bedakan tanggung jawab: penyebar utama gosip jahat lebih bersalah daripada yang sekadar ikut-ikutan.

Penjelasan pilihan kata

'Al-ifki' ('berita bohong', akar Afk) dipertahankan konsisten sepanjang bagian ini. 'Usbatun minkum' ('kelompok di antara kalian') menegaskan bahwa pembawa fitnah ini bukan orang luar, melainkan bagian dari komunitas yang sama.

Tafsiran

Ayat ini membuka bagian baru dengan pernyataan yang mengejutkan: peristiwa fitnah yang menyakitkan ini disebut justru 'baik' bagi mereka yang mengalaminya, bukan karena fitnahnya sendiri baik, melainkan karena tanggung jawab tetap dibagi proporsional sesuai peran masing-masing, dan sesuatu tersingkap melalui peristiwa itu.

Renungan dan Hikmah

  • Pernyataan bahwa peristiwa fitnah ini 'baik' bagi yang mengalaminya, dipasangkan dengan tanggung jawab dosa yang dibagi proporsional sesuai peran, menawarkan cara memandang krisis semacam ini bukan sebagai kerugian murni, sambil tetap membedakan tingkat tanggung jawab; bukan menyamaratakan semua pihak yang terlibat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama pemakaian diteruskan. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.