إِنَّ الَّذِينَ جَاءُوا بِالْإِفْكِ عُصْبَةٌ مِنْكُمْ ۚ لَا تَحْسَبُوهُ شَرًّا لَكُمْ ۖ بَلْ هُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۚ لِكُلِّ امْرِئٍ مِنْهُمْ مَا اكْتَسَبَ مِنَ الْإِثْمِ ۚ وَالَّذِي تَوَلَّىٰ كِبْرَهُ مِنْهُمْ لَهُ عَذَابٌ عَظِيمٌ
Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah kelompok di antara kalian. Janganlah kalian mengira itu buruk bagi kalian, sebaliknya itu baik bagi kalian. Setiap orang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang diperbuatnya, dan orang yang mengambil peran besar di antara mereka, baginya azab yang agung.
Terjemahan bertahap (5 jeda)
- إِنَّ الَّذِينَ جَاءُوا بِالْإِفْكِ عُصْبَةٌ مِنْكُمْinna lladziina jaa'uu bi-l-ifki usbatun minkumsesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah kelompok di antara kalian
- لَا تَحْسَبُوهُ شَرًّا لَكُمْlaa tahsabuuhu sharran lakumjanganlah kalian mengira itu buruk bagi kalian
- بَلْ هُوَ خَيْرٌ لَكُمْbal huwa khayrun lakumsebaliknya itu baik bagi kalian
- لِكُلِّ امْرِئٍ مِنْهُمْ مَا اكْتَسَبَ مِنَ الْإِثْمِli-kulli mri'in minhum maa ktasaba mina l-itsmisetiap orang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang diperbuatnya
- وَالَّذِي تَوَلَّىٰ كِبْرَهُ مِنْهُمْ لَهُ عَذَابٌ عَظِيمٌwa-lladzii tawallaa kibrahu minhum lahu adzaabun azhiimundan orang yang mengambil peran besar di antara mereka, baginya azab yang agung
Catatan pilihan kata (ringkas)
azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama passthrough. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. Lih.. sebagian penerjemah: 'They who came with the falsehood are a group among you. Think it not an evil for you: nay,1 it is good for you. For every man among them is what he earned of the sin.2 And who took upon himself the greater part thereof3 among them, for him is a great punishment.' Akar akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.
Aplikasi
Peristiwa fitnah (berita bohong) ini justru disebut 'baik bagi kalian', dengan tanggung jawab dosa dibagi proporsional, orang yang paling besar mengambil peran mendapat azab paling besar, bukan disamaratakan dengan yang sekadar terseret. Konkretnya: jangan anggap sebuah krisis fitnah atau gosip sebagai kerugian murni, ia bisa menyingkap karakter sejati orang-orang di sekitarmu, namun tetap bedakan tanggung jawab: penyebar utama gosip jahat lebih bersalah daripada yang sekadar ikut-ikutan.