لَوْلَا جَاءُوا عَلَيْهِ بِأَرْبَعَةِ شُهَدَاءَ ۚ فَإِذْ لَمْ يَأْتُوا بِالشُّهَدَاءِ فَأُولَٰئِكَ عِنْدَ اللَّهِ هُمُ الْكَاذِبُونَ
Mengapa mereka tidak mendatangkan empat saksi atasnya? Maka karena mereka tidak membawa saksi-saksi, mereka itu di sisi Allah adalah para pendusta.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- لَوْلَا جَاءُوا عَلَيْهِ بِأَرْبَعَةِ شُهَدَاءَlawlaa jaa'uu alayhi bi-arba'ati shuhadaa'amengapa mereka tidak mendatangkan empat saksi atasnya
- فَإِذْ لَمْ يَأْتُوا بِالشُّهَدَاءِ فَأُولَٰئِكَ عِنْدَ اللَّهِ هُمُ الْكَاذِبُونَfa-idz lam ya'tuu bi-sh-shuhadaa'i fa-ulaa'ika inda llaahi humu l-kaadzibuunamaka karena mereka tidak membawa saksi-saksi, mereka itu di sisi Allah adalah para pendusta
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar j-y-a, r-b-', sh-h-d, a-t-y, '-n-d, a-l-h, k-dz-b): shuhadaa' diterjemahkan 'saksi' (akar sh-h-d); kaadhibuun diterjemahkan 'para pendusta' (akar k-dz-b). gloss '(yang menuduh itu)' dibuang.
Aplikasi
Penegasan bahwa tanpa empat saksi, para penuduhlah, bukan yang dituduh, yang berstatus pendusta di sisi Allah berlaku terlepas dari seberapa luas rumor itu sudah menyebar atau diterima orang banyak. Konkretnya: jangan biarkan popularitas atau pengulangan sebuah tuduhan menggantikan bukti nyata, nilai setiap klaim dengan standar pembuktian yang sama, sekeras apa pun ia sudah dipercaya orang banyak.