وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ لَمَسَّكُمْ فِي مَا أَفَضْتُمْ فِيهِ عَذَابٌ عَظِيمٌ
Seandainya bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kalian di dunia dan akhirat, niscaya kalian ditimpa azab yang agung disebabkan oleh pembicaraan kalian tentang itu.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِwa-lawlaa fadhlu llaahi 'alaykum wa-rahmatuhu fii d-dunyaa wa-l-aakhiratiseandainya bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kalian di dunia dan akhirat
- لَمَسَّكُمْ فِي مَا أَفَضْتُمْ فِيهِ عَذَابٌ عَظِيمٌla-massakum fii maa afadhtum fiihi 'adzaabun 'azhiimunniscaya kalian ditimpa azab yang agung disebabkan oleh pembicaraan kalian tentang itu
Terjemahan per kata (15 kata)
- وَلَوْلَاwa-lawlaadan sekiranya tidak
- فَضْلُfadhlukarunia
- اللَّهِllaahiAllah
- عَلَيْكُمْ'alaykumatas kalian
- وَرَحْمَتُهُwa-rahmatuhudan rahmat-Nya
- فِيfiidi
- الدُّنْيَاd-dunyaadunia
- وَالْآخِرَةِwa-l-aakhiratidan akhirat
- لَمَسَّكُمْla-massakumsungguh akan menimpa kalian
- فِيfiidi
- مَاmaaapa yang
- أَفَضْتُمْafadhtumkalian bertolak
- فِيهِfiihidi dalamnya
- عَذَابٌ'adzaabunazab
- عَظِيمٌ'azhiimunyang agung
Inti bacaan
Ayat ini menyasar bukan hanya pencetus fitnah, tapi siapa pun yang sekadar 'membicarakan' (afadtum fiihi) berita bohong itu, keterlibatan lewat menyebarluaskan, bukan hanya mengarang, tetap membawa konsekuensi nyata. Konkretnya: meneruskan atau membicarakan klaim yang belum terverifikasi tentang seseorang, dalam bahasa sekarang: forward WhatsApp, retweet, ikut membahas gosip kantor, membuatmu ikut bertanggung jawab, bukan sekadar pengamat netral.
Penjelasan pilihan kata
'Afadtum fiihi' ('pembicaraan kalian tentang itu', akar fyD): kata kerja yang mencakup siapa pun yang ikut membicarakan/menyebarluaskan, tidak terbatas pada pencetus awal fitnah. Objek 'itu' dipertahankan tanpa disisipi ulang 'berita bohong' yang sudah jelas dari konteks.
Tafsiran
Ayat ini memperluas cakupan tanggung jawab dari 24:11 (pencetus utama) kepada siapa pun yang ikut membicarakan: keterlibatan lewat penyebaran, bukan hanya penciptaan, tetap membawa konsekuensi.
Renungan dan Hikmah
- Kata kerja 'membicarakan/menyebarluaskan' di sini mencakup siapa pun yang ikut ambil bagian dalam menyebarkan kabar, bukan hanya yang pertama kali mengarangnya, keterlibatan pasif sekalipun tetap membawa tanggung jawab, sebuah prinsip yang relevan jauh melampaui konteks spesifik peristiwa ini.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “kepadamu” diterjemahkan “kepada kalian”; “kamu” diterjemahkan “kalian”; “kamu” diterjemahkan “kalian”. Dalam ayat ini, 'rahmah' tanpa kata sandang al-.