إِنَّ الَّذِينَ يَرْمُونَ الْمُحْصَنَاتِ الْغَافِلَاتِ الْمُؤْمِنَاتِ لُعِنُوا فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ
Sesungguhnya orang-orang yang menuduh perempuan-perempuan baik-baik, polos, dan beriman, mereka dilaknat di dunia dan di akhirat, dan mereka mendapat azab yang agung.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- إِنَّ الَّذِينَ يَرْمُونَ الْمُحْصَنَاتِ الْغَافِلَاتِ الْمُؤْمِنَاتِinna lladziina yarmuuna l-muhsanaati l-ghaafilaati l-mu'minaatisesungguhnya orang-orang yang menuduh perempuan-perempuan baik-baik, polos, dan beriman
- لُعِنُوا فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِlu'inuu fii d-dunyaa wa-l-aakhiratimereka dilaknat di dunia dan di akhirat
- وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌwa-lahum adzaabun azhiimundan mereka mendapat azab yang agung
Catatan pilihan kata (ringkas)
azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama passthrough. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. Lih.. sebagian penerjemah: '(Those who accuse chaste, heedless,1 believing women2 are cursed in the World and the Hereafter; and they have a great punishment.' Akar akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.
Aplikasi
Perlindungan di sini secara spesifik menyasar perempuan yang 'baik-baik, polos, dan beriman', yakni mereka yang paling tidak siap membela diri dari fitnah karena tidak menyangka akan dituduh sama sekali. Konkretnya: justru orang yang paling lugu dan tidak curiga terhadap kemungkinan difitnah adalah yang paling perlu dilindungi dari tuduhan tak berdasar, jangan biarkan siapa pun yang sedang menjalani hidup biasa tersentuh rumor tanpa bukti.