إِنَّ الَّذِينَ يَرْمُونَ الْمُحْصَنَاتِ الْغَافِلَاتِ الْمُؤْمِنَاتِ لُعِنُوا فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ
Sesungguhnya orang-orang yang menuduh perempuan-perempuan baik-baik, polos, dan beriman, mereka dilaknat di dunia dan di akhirat, dan mereka mendapat azab yang agung.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- إِنَّ الَّذِينَ يَرْمُونَ الْمُحْصَنَاتِ الْغَافِلَاتِ الْمُؤْمِنَاتِinna lladziina yarmuuna l-muhshanaati l-ghaafilaati l-mu'minaatisesungguhnya orang-orang yang menuduh perempuan-perempuan baik-baik, polos, dan beriman
- لُعِنُوا فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِlu'inuu fii d-dunyaa wa-l-aakhiratimereka dilaknat di dunia dan di akhirat
- وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌwa-lahum 'adzaabun 'azhiimundan mereka mendapat azab yang agung
Terjemahan per kata (13 kata)
- إِنَّinnasesungguhnya
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- يَرْمُونَyarmuunamereka menuduh
- الْمُحْصَنَاتِl-muhshanaatiperempuan-perempuan terpelihara
- الْغَافِلَاتِl-ghaafilaatiperempuan-perempuan yang lengah
- الْمُؤْمِنَاتِl-mu'minaatiperempuan-perempuan mukmin
- لُعِنُواlu'inuumereka dilaknat
- فِيfiidi
- الدُّنْيَاd-dunyaadunia
- وَالْآخِرَةِwa-l-aakhiratidan akhirat
- وَلَهُمْwa-lahumdan bagi mereka
- عَذَابٌ'adzaabunazab
- عَظِيمٌ'azhiimunyang agung
Inti bacaan
Perlindungan di sini secara spesifik menyasar perempuan yang 'baik-baik, polos, dan beriman', yakni mereka yang paling tidak siap membela diri dari fitnah karena tidak menyangka akan dituduh sama sekali. Konkretnya: justru orang yang paling lugu dan tidak curiga terhadap kemungkinan difitnah adalah yang paling perlu dilindungi dari tuduhan tak berdasar, jangan biarkan siapa pun yang sedang menjalani hidup biasa tersentuh rumor tanpa bukti.
Penjelasan pilihan kata
'Al-muhsanaati l-ghaafilaati l-mu'minaati' ('perempuan-perempuan baik-baik, polos, dan beriman'): tiga sifat berdampingan yang menegaskan bahwa yang dilindungi di sini adalah pihak yang paling tidak siap membela diri dari fitnah, bukan sekadar status hukum semata.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan kembali konsekuensi tuduhan tak berdasar dengan penekanan khusus pada kepolosan korban: mereka yang paling tidak menyangka akan dituduh justru yang paling memerlukan perlindungan hukum ini.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut tiga sifat berurutan: baik-baik, polos, dan beriman. Yang di tengah tidak biasa muncul di daftar pujian. Yang dilindungi ayat ini justru orang yang tak pernah menyangka akan dituduh, sebab kepolosan itulah yang membuatnya tak siap membela diri.
- Akibat yang disebut mencakup dua tempat sekaligus. Sebagian besar peringatan menunda seluruhnya ke akhirat; yang ini tidak. Fitnah merusak sesuatu yang berlangsung di dunia, dan Allah menempatkan sebagian akibatnya di tempat kerusakan itu terjadi.
- Yang dihukum berat di sini bukan pelaku perbuatan yang dituduhkan, melainkan yang menuduh tanpa dasar. Ucapan diperlakukan sebagai perbuatan tersendiri. Kerusakan yang dibuat sebuah tuduhan tidak menunggu tuduhannya benar atau salah untuk mulai bekerja.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama pemakaian diteruskan. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.