يَوْمَ تَشْهَدُ عَلَيْهِمْ أَلْسِنَتُهُمْ وَأَيْدِيهِمْ وَأَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

pada hari lidah, tangan, dan kaki mereka bersaksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. يَوْمَ تَشْهَدُ عَلَيْهِمْ أَلْسِنَتُهُمْ وَأَيْدِيهِمْ وَأَرْجُلُهُمْyawma tashhadu alayhim alsinatuhum wa-aydiihim wa-arjuluhumpada hari lidah, tangan, dan kaki mereka bersaksi atas mereka
  2. بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَbimaa kaanuu ya'maluunaterhadap apa yang dahulu mereka kerjakan
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar y-w-m, sh-h-d, l-s-n, y-d-y, r-j-l, k-w-n, '-m-l): tashhadu diterjemahkan 'bersaksi' (akar sh-h-d); alsinah diterjemahkan 'lidah' (akar l-s-n); aydii diterjemahkan 'tangan' (akar y-d-y); arjul diterjemahkan 'kaki' (akar r-j-l); ya'maluun diterjemahkan 'mengerjakan' (akar '-m-l). Selaras.

Aplikasi

Gambaran lidah, tangan, dan kaki bersaksi sendiri atas pemiliknya di hari kiamat menutup segala kemungkinan berkelit atau menyangkal, tubuh sendiri menjadi saksi yang tak bisa dibantah. Konkretnya: jalani hidup seakan-akan setiap tindakanmu benar-benar tercatat oleh anggota tubuhmu sendiri, jangan mengandalkan kemampuan berkilah nanti; satu-satunya perlindungan nyata adalah tidak melakukan kesalahan itu sejak awal.