يَوْمَئِذٍ يُوَفِّيهِمُ اللَّهُ دِينَهُمُ الْحَقَّ وَيَعْلَمُونَ أَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ الْمُبِينُ
Pada hari itu Allah menyempurnakan pertanggungjawaban yang sebenarnya bagi mereka, dan mereka mengetahui bahwa sesungguhnya Allah, Dialah Yang Benar, Yang Nyata.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- يَوْمَئِذٍ يُوَفِّيهِمُ اللَّهُ دِينَهُمُ الْحَقَّyawma'idzin yuwaffiihimu llaahu diinahumu l-haqqapada hari itu Allah menyempurnakan pertanggungjawaban yang sebenarnya bagi mereka
- وَيَعْلَمُونَ أَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ الْمُبِينُwa-ya'lamuuna anna llaaha huwa l-haqqu l-mubiinudan mereka mengetahui bahwa sesungguhnya Allah, Dialah Yang Benar, Yang Nyata
Catatan pilihan kata (ringkas)
terjemahan lain merender diin di sini sbg 'pembalasan/balasan'. terjemahan ini menyeragamkan ke 'pertanggungjawaban' lintas 87 ayat akar diin. Rollout batch (b) akar diin. Penyeragaman 'pertanggungjawaban' menegakkan Prinsip #1 (konsistensi leksikal) & menyanggah reduksi 'agama=institusi'. PASS: berbasis terjemahan lain edisi terkini dgn kata diin ditukar; retrofit kau/engkau/kalian menyusul. sebagian penerjemah: 'That day will God pay them in full their true due; and they will know that God, He is the Manifest Truth.' Akar akar d-y-n (dyn), sense 'balasan/perhitungan'. Diverifikasi corpus Leeds (root dyn). Konvensi terjemahan ini: diin diterjemahkan 'pertanggungjawaban' (kata payung; definisi-jangkar & entri kanonik 1:4).
Aplikasi
Allah 'menyempurnakan pertanggungjawaban yang sebenarnya' (diin diseragamkan terjemahan ini sebagai akuntabilitas, bukan sekadar 'balasan') menyiratkan bahwa perhitungan akhir bersifat presisi dan lengkap, bukan sembarangan atau berlebihan. Konkretnya: jalani hidup dengan keyakinan bahwa pertanggungjawaban akhir akan tepat dan tuntas, ini seharusnya menahan keputusasaan (merasa kesalahan orang lain tak pernah dibalas) sekaligus mencegah rasa aman berlebihan (merasa bisa lolos dari akibat).