يَوْمَئِذٍ يُوَفِّيهِمُ اللَّهُ دِينَهُمُ الْحَقَّ وَيَعْلَمُونَ أَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ الْمُبِينُ
Pada hari itu Allah menyempurnakan pertanggungjawaban yang sebenarnya bagi mereka, dan mereka mengetahui bahwa sesungguhnya Allah, Dialah Yang Benar, Yang Nyata.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- يَوْمَئِذٍ يُوَفِّيهِمُ اللَّهُ دِينَهُمُ الْحَقَّyawma'idzin yuwaffiihimu llaahu diinahumu l-haqqapada hari itu Allah menyempurnakan pertanggungjawaban yang sebenarnya bagi mereka
- وَيَعْلَمُونَ أَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ الْمُبِينُwa-ya'lamuuna anna llaaha huwa l-haqqu l-mubiinudan mereka mengetahui bahwa sesungguhnya Allah, Dialah Yang Benar, Yang Nyata
Terjemahan per kata (11 kata)
- يَوْمَئِذٍyawma'idzinpada hari itu
- يُوَفِّيهِمُyuwaffiihimumenyempurnakan bagi mereka
- اللَّهُllaahuAllah
- دِينَهُمُdiinahumuagama mereka
- الْحَقَّl-haqqakebenaran
- وَيَعْلَمُونَwa-ya'lamuunadan mereka mengetahui
- أَنَّannabahwa
- اللَّهَllaahaAllah
- هُوَhuwaDialah
- الْحَقُّl-haqqukebenaran
- الْمُبِينُl-mubiinuyang jelas
Inti bacaan
Allah 'menyempurnakan pertanggungjawaban yang sebenarnya' (diin diseragamkan terjemahan ini sebagai akuntabilitas, bukan sekadar 'balasan') menyiratkan bahwa perhitungan akhir bersifat presisi dan lengkap, bukan sembarangan atau berlebihan. Konkretnya: jalani hidup dengan keyakinan bahwa pertanggungjawaban akhir akan tepat dan tuntas, ini seharusnya menahan keputusasaan (merasa kesalahan orang lain tak pernah dibalas) sekaligus mencegah rasa aman berlebihan (merasa bisa lolos dari akibat).
Penjelasan pilihan kata
'Diinahumu l-haqqa' ('pertanggungjawaban yang sebenarnya bagi mereka', akar dyn): konsisten dengan konvensi terkunci proyek ini. 'Huwa l-haqqu l-mubiinu' ('Dialah Yang Benar, Yang Nyata') (dua gelar takrif dipertahankan dengan 'Yang X', bukan 'Maha X'), konsisten disiplin no-Maha untuk bentuk takrif di seluruh teks ini.
Tafsiran
Ayat ini menutup gambaran hari pertanggungjawaban dengan penegasan presisi: bukan perhitungan sembarangan, melainkan yang 'disempurnakan', lengkap dan tepat, disertai kesadaran penuh dari pihak yang diadili tentang kebenaran hakiki yang mereka hadapi.
Renungan dan Hikmah
- Penyempurnaan pertanggungjawaban yang digambarkan di sini menolak dua kesalahpahaman sekaligus: bahwa kesalahan orang lain tak pernah dibalas secara adil, dan bahwa seseorang bisa lolos sepenuhnya dari akibat perbuatannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain menerjemahkan diin di sini sbg 'pembalasan/balasan'. terjemahan ini menyeragamkan ke 'pertanggungjawaban' lintas 87 ayat akar diin. Rollout kelompok (b) akar diin. Penyeragaman 'pertanggungjawaban' menegakkan Prinsip #1 (konsistensi leksikal) & menyanggah reduksi 'agama=institusi'. PASS: berbasis terjemahan lain edisi terkini dgn kata diin ditukar. akar d-y-n (dyn), sense 'balasan/perhitungan'. Diverifikasi corpus Leeds (root dyn). Konvensi terjemahan ini: diin diterjemahkan 'pertanggungjawaban' (kata payung; definisi-jangkar & entri kanonik 1:4).