قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَزْكَىٰ لَهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ
Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menjaga pandangannya dan memelihara kemaluannya. Demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah waskita terhadap apa yang mereka perbuat.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْqul li-l-mu'miniina yaghudduu min absaarihimkatakanlah kepada laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menjaga pandangannya
- وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْwa-yahfazhuu furuujahumdan memelihara kemaluannya
- ذَٰلِكَ أَزْكَىٰ لَهُمْdzaalika azkaa lahumdemikian itu lebih suci bagi mereka
- إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَinna llaaha khabiirun bimaa yasna'uunasesungguhnya Allah waskita terhadap apa yang mereka perbuat
Catatan pilihan kata (ringkas)
terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan). z-k-w: 29 ayat formula aataa+zakaah konsisten 'memberikan/berikanlah'; cabang kesucian terbukti 19:13 (bayi Yahyaa, 'pajak' mustahil), 18:81, 19:19. sebagian penerjemah: 'Say thou to the believing men1 that they lower some of their sight,2 and preserve their chastity;3 that is purer for them. God is aware of what they do.' Corpus ayat ini: «>azokaY`, tanpa-al». azkaa (elatif) diterjemahkan 'lebih suci'.
Aplikasi
Perintah menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan dialamatkan lebih dulu kepada laki-laki mukmin, sebelum perintah paralel kepada perempuan di ayat berikutnya, urutan ini menegaskan bahwa kendali diri laki-laki adalah tanggung jawab utama, bukan sekadar respons terhadap cara berpakaian orang lain. Konkretnya: laki-laki memikul tanggung jawab langsung mengendalikan pandangan dan perilakunya sendiri, jangan menggeser tanggung jawab kesopanan sepenuhnya kepada pihak yang dipandang.