فِي بُيُوتٍ أَذِنَ اللَّهُ أَنْ تُرْفَعَ وَيُذْكَرَ فِيهَا اسْمُهُ يُسَبِّحُ لَهُ فِيهَا بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ

Di rumah-rumah yang Allah izinkan untuk dimuliakan dan disebut di dalamnya nama-Nya, bertasbih kepada-Nya di dalamnya pada waktu pagi dan petang,

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. فِي بُيُوتٍ أَذِنَ اللَّهُ أَنْ تُرْفَعَfii buyuutin adzina llaahu an turfa'adi rumah-rumah yang Allah izinkan untuk dimuliakan
  2. وَيُذْكَرَ فِيهَا اسْمُهُwa-yudzkara fiihaa smuhudan disebut di dalamnya nama-Nya
  3. يُسَبِّحُ لَهُ فِيهَا بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِyusabbihu lahu fiihaa bi-l-ghuduwwi wa-l-aasaalibertasbih kepada-Nya di dalamnya pada waktu pagi dan petang
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar b-y-t, a-dz-n, a-l-h, r-f-', dz-k-r, s-m-w, s-b-h, gh-d-w, a-s-l): buyuut diterjemahkan 'rumah-rumah' (akar b-y-t); adhina diterjemahkan 'mengizinkan' (akar '-dz-n; terjemahan lain 'perintahkan', akar '-dz-n = izin/leave); turfa'a diterjemahkan 'dimuliakan (ditinggikan)' (akar r-f-'); yudhkara smuhu diterjemahkan 'disebut nama-Nya' (akar dz-k-r); yusabbihu diterjemahkan 'bertasbih' (akar s-b-h). gloss '(Cahaya itu ada)/(perintahkan)' + footnote dibuang.

Aplikasi

Rumah-rumah ibadah dimuliakan karena diizinkan (adina) dan dipakai konsisten untuk menyebut serta bertasbih kepada nama Allah pagi dan petang, kesucian ruang dibangun oleh praktik rutin, bukan oleh deklarasi atau arsitektur semata. Konkretnya: bangun ritme mengingat Allah secara konsisten di pagi dan petang di mana pun kamu berada, praktik rutin itulah yang sesungguhnya menyucikan waktu dan tempatmu, bukan sekadar berada di bangunan yang disebut suci.