لِيَجْزِيَهُمُ اللَّهُ أَحْسَنَ مَا عَمِلُوا وَيَزِيدَهُمْ مِنْ فَضْلِهِ ۗ وَاللَّهُ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ

agar Allah membalas mereka lebih baik daripada apa yang mereka kerjakan, dan menambah karunia-Nya kepada mereka; dan Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa perhitungan.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. لِيَجْزِيَهُمُ اللَّهُ أَحْسَنَ مَا عَمِلُواli-yajziyahumu llaahu ahsana maa 'amiluuagar Allah membalas mereka lebih baik daripada apa yang mereka kerjakan
  2. وَيَزِيدَهُمْ مِنْ فَضْلِهِwa-yaziidahum min fadhlihidan menambah karunia-Nya kepada mereka
  3. وَاللَّهُ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍwa-llaahu yarzuqu man yasyaa'u bi-ghayri hisaabindan Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa perhitungan

Terjemahan per kata (14 kata)

  1. لِيَجْزِيَهُمُli-yajziyahumuagar Dia membalas mereka
  2. اللَّهُllaahuAllah
  3. أَحْسَنَahsanalebih baik
  4. مَاmaaapa yang
  5. عَمِلُوا'amiluumereka beramal
  6. وَيَزِيدَهُمْwa-yaziidahumdan Dia menambah mereka
  7. مِنْmindari
  8. فَضْلِهِfadhlihikarunia-Nya
  9. وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
  10. يَرْزُقُyarzuqumemberi rezeki
  11. مَنْmanorang yang
  12. يَشَاءُyasyaa'uDia kehendaki
  13. بِغَيْرِbi-ghayritanpa
  14. حِسَابٍhisaabinperhitungan

Inti bacaan

Balasan digambarkan 'lebih baik daripada apa yang mereka kerjakan' plus tambahan karunia, pola ganjaran yang melebihi input, bukan sekadar transaksi setara. Konkretnya: jangan berpikir transaksional minimalis dalam berbuat baik atau beribadah, logika kemurahan yang berlipat ini seharusnya mendorongmu memberi secara lapang, bukan menghitung-hitung usaha seminim mungkin untuk hasil yang diharapkan.

Penjelasan pilihan kata

'Ahsana maa amiluu' ('lebih baik daripada apa yang mereka kerjakan'): bentuk elatif yang menandai balasan melampaui perbuatan itu sendiri, bukan sekadar setara.

Tafsiran

Ayat ini menjelaskan tujuan dari ketekunan yang disebut sebelumnya: balasan yang diberikan bukan transaksi setara, melainkan melebihi apa yang dikerjakan, ditambah karunia yang tak terhitung.

Renungan dan Hikmah

  • Allah membalas mereka lebih baik daripada apa yang mereka kerjakan. Bukan setimpal. Perhitungan-Nya dimulai dari yang adil lalu bergerak melewatinya.
  • Sesudah lebih baik itu, Dia masih menambah karunia-Nya. Tambahan di atas tambahan. Yang sudah dilebihkan ternyata belum selesai dilebihkan.
  • Penutupnya menyebut Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa perhitungan. Setelah dua kali menyebut tambahan, hitungannya dilepas sama sekali. Kemurahan yang masih bisa dihitung belum menggambarkan yang dimaksud.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-z-y, a-l-h, h-s-n, '-m-l, z-y-d, f-d-l, r-z-q, sh-y-a, gh-y-r, h-s-b): yajziyahum diterjemahkan 'membalas mereka' (akar j-z-y); yaziidahum min fadlihi diterjemahkan 'menambah dari karunia-Nya' (akar z-y-d + akar f-d-l); yarzuqu diterjemahkan 'memberi rezeki' (akar r-z-q); bi-ghayr hisaab diterjemahkan 'tanpa perhitungan' (akar h-s-b). gloss '(Mereka melakukan itu)' dibuang.