وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Tegakkanlah salat dan berikanlah zakat, dan taatlah kepada Rasul, agar kalian dirahmati.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَwa-aqiimuu sh-shalaata wa-aatuu z-zakaatategakkanlah salat dan berikanlah zakat
- وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَwa-athii'uu r-rasuula la'allakum turhamuunadan taatlah kepada Rasul, agar kalian dirahmati
Terjemahan per kata (8 kata)
- وَأَقِيمُواwa-aqiimuudan tegakkanlah kalian
- الصَّلَاةَsh-shalaatasalat
- وَآتُواwa-aatuudan berikanlah kalian
- الزَّكَاةَz-zakaatazakat
- وَأَطِيعُواwa-athii'uudan taatlah
- الرَّسُولَr-rasuulaRasul
- لَعَلَّكُمْla'allakumagar kalian
- تُرْحَمُونَturhamuunakalian dirahmati
Inti bacaan
Tiga tindakan konkret dan sederhana, menegakkan salat, memberikan zakat, menaati Rasul, disebutkan sebagai jalan praktis menuju dirahmati, bukan perasaan spiritual yang abstrak. Konkretnya: saat mencari posisi layak menerima rahmat, ayat ini tidak menunjuk pada perasaan baik yang samar, melainkan tiga praktik konkret dan terukur, pemeriksaan hidupmu sendiri terhadap tiga hal spesifik ini, bukan sekadar mengandalkan niat baik secara umum.
Penjelasan pilihan kata
'Aqiimuu s-salaata' ('tegakkanlah salat') dan 'aatuu z-zakaata' ('berikanlah zakat') konsisten dengan konvensi terkunci proyek ini.
Tafsiran
Ayat ini menyimpulkan tiga instruksi konkret dan sederhana sebagai jalan praktis menuju rahmat, bukan perasaan spiritual abstrak, melainkan tindakan yang bisa diukur dan diperiksa.
Renungan dan Hikmah
- Dua rumusan perintah yang masing-masing berulang di banyak tempat hanya bertemu dalam satu ayat, dan ayat itu ayat ini. “Tegakkanlah salat dan tunaikanlah zakat” terpakai delapan kali (2:43, 2:83, 2:110, 4:77, 22:78, 24:56, 58:13, 73:20); “taatlah kepada Rasul” terpakai enam kali (4:59, 5:92, 24:54, 24:56, 47:33, 64:12). Tak ada ayat lain yang memuat kedua rumusan itu sekaligus.
- Dua ayat sebelumnya, di 24:54, perintah taat berdiri sendirian dan yang menyusulnya soal berpaling serta beban yang ditanggung masing-masing pihak; di sana yang dipertaruhkan petunjuk. Di sini yang menyusul lain lagi: penutup لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ, yang terpakai delapan kali di seluruh Quran (3:132, 6:155, 7:63, 7:204, 24:56, 27:46, 36:45, 49:10). Perintah yang sama, berjarak dua ayat, dengan akibat berbeda yang disebut sesudahnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “tunaikanlah” diterjemahkan “berikanlah”; “kamu” diterjemahkan “kalian”. Dalam ayat ini, 'salaah' dan 'zakaah' sama-sama bertakrif (memakai kata sandang al-); 'rahima' tanpa kata sandang al-. salaah diterjemahkan 'salat' UNIVERSAL (: kewajiban generik, bukan koreografi; bukti terkuat 24:41, BURUNG punya salaah; contoh serupa 9:103, 33:56; homograf dijaga: 22:40 salawaat=IBRANI, 69:31=s-l-y 'bakar') · zakaah diterjemahkan 'zakat' (dipertahankan: makna GANDA suci+tumbuh, jangan dikerdilkan; verba penggovongnya aataa='memberikan/berikanlah', BUKAN 'menunaikan', aataa diterjemahkan 'memberi' di 215 ayat non-zakaah, 'menunaikan' 0×;), kecuali cabang KESUCIAN (19:13/18:81) diterjemahkan 'kesucian' · verba rahima diterjemahkan keluarga 'merahmati/memberi rahmat' (sejalan raahimiin diterjemahkan 'pemberi rahmat', kata terjemahan lain SENDIRI di 23:109).