وَإِذَا بَلَغَ الْأَطْفَالُ مِنْكُمُ الْحُلُمَ فَلْيَسْتَأْذِنُوا كَمَا اسْتَأْذَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۚ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

Dan apabila anak-anak di antara kalian telah mencapai baligh, hendaklah mereka meminta izin sebagaimana orang-orang sebelum mereka meminta izin. Demikianlah Allah menjelaskan tanda-tanda-Nya kepada kalian. Allah berilmu lagi penuh hikmah.

Terjemahan bertahap (4 jeda)
  1. وَإِذَا بَلَغَ الْأَطْفَالُ مِنْكُمُ الْحُلُمَwa-idzaa balagha l-atfaalu minkumu l-hulumadan apabila anak-anak di antara kalian telah mencapai baligh
  2. فَلْيَسْتَأْذِنُوا كَمَا اسْتَأْذَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْfa-l-yasta'dzinuu kamaa sta'dzana lladziina min qablihimhendaklah mereka meminta izin sebagaimana orang-orang sebelum mereka meminta izin
  3. كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِkadzaalika yubayyinu llaahu lakum aayaatihidemikianlah Allah menjelaskan tanda-tanda-Nya kepada kalian
  4. وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌwa-llaahu aliimun hakiimunAllah berilmu lagi penuh hikmah
Catatan pilihan kata (ringkas)

· akar h-l-m di ayat ini = cabang BALIG (balagha l-hulum), bukan hilm; lih.. sebagian penerjemah: 'And when the children among you reach puberty, then let them ask leave even as those before them asked; thus God makes plain to you His proofs. And God is knowing and wise.' Akar akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. Keputusan Pak FD 16 Jul: 'tanda' TANPA pengecualian (diuji: 'tanda' tak mustahil bahkan di 2:252/10:1/24:1/41:3). tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab. Lih.

Aplikasi

Perluasan aturan minta izin yang sama kepada anak-anak begitu mencapai usia balig menandai balig sebagai ambang nyata yang mengubah ekspektasi privasi dalam keluarga, bukan status yang diabaikan begitu saja. Konkretnya: sengaja sesuaikan aturan rumah tangga seiring anak memasuki usia balig, perlakukan momen itu sebagai transisi nyata yang menuntut norma privasi baru, bukan menganggap anak selamanya dikecualikan dari privasi orang dewasa.