بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ تَبَارَكَ الَّذِي نَزَّلَ الْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِ لِيَكُونَ لِلْعَالَمِينَ نَذِيرًا
Berkahlah Yang menurunkan al-Furqan kepada hamba-Nya, agar ia menjadi pemberi peringatan bagi seisi alam,
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- تَبَارَكَ الَّذِي نَزَّلَ الْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِtabaaraka lladzii nazzala l-furqaana alaa abdihiBerkahlah Yang menurunkan al-Furqan kepada hamba-Nya
- لِيَكُونَ لِلْعَالَمِينَ نَذِيرًاli-yakuuna li-l-aalamiina nadziiranagar ia menjadi pemberi peringatan bagi seisi alam
Catatan pilihan kata (ringkas)
aalamiin diterjemahkan 'seisi alam' (terjemahan lain: semesta/seluruh alam, diseragamkan); perubahan lain hanya /lem catatan kaki bila ada; sebutan pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C2: aalamiin diterjemahkan 'seisi alam' (73 ayat, SATU rendering; KBBI seisi = 'seluruh penghuni'; 'alam' = loanword aalam). Probe 26:165/15:70/29:10 (aalamiin=orang); definisi internal 26:23-24; tambalan '(pada masa itu)' 6 ayat faddala dibuang. ⚠ naas diterjemahkan 'manusia', khalq diterjemahkan 'makhluk', ummah diterjemahkan 'umat', wilayah lain, tak dilebur. Lih. C2.
Aplikasi
Al-Qur'an secara spesifik dinamai 'al-Furqan' (Sang Pembeda/Kriteria) yang diturunkan agar Nabi menjadi 'pemberi peringatan bagi SEISI ALAM', bukan bagi satu suku atau bangsa saja. Konkretnya: cakupan universal ini ('li-l-'aalamiin') menyiratkan standar pembeda benar-salah yang diberikan di sini dimaksudkan berlaku sama bagi semua orang, terapkan secara adil kepada siapa pun, bukan secara selektif hanya kepada pihak luar sementara kelompokmu sendiri dikecualikan.