وَاتَّخَذُوا مِنْ دُونِهِ آلِهَةً لَا يَخْلُقُونَ شَيْئًا وَهُمْ يُخْلَقُونَ وَلَا يَمْلِكُونَ لِأَنْفُسِهِمْ ضَرًّا وَلَا نَفْعًا وَلَا يَمْلِكُونَ مَوْتًا وَلَا حَيَاةً وَلَا نُشُورًا

Dan mereka mengambil selain Dia tuhan-tuhan yang tidak menciptakan apa pun, sedang mereka sendiri diciptakan, dan tidak menguasai bagi diri mereka mudarat dan tidak manfaat, dan tidak menguasai kematian, dan tidak kehidupan, dan tidak kebangkitan.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَاتَّخَذُوا مِنْ دُونِهِ آلِهَةً لَا يَخْلُقُونَ شَيْئًا وَهُمْ يُخْلَقُونَwa-ttakhadzuu min duunihi aalihatan laa yakhluquuna syay'an wa-hum yukhlaquunadan mereka mengambil selain Dia tuhan-tuhan yang tidak menciptakan apa pun, sedang mereka sendiri diciptakan
  2. وَلَا يَمْلِكُونَ لِأَنْفُسِهِمْ ضَرًّا وَلَا نَفْعًاwa-laa yamlikuuna li-anfusihim dharran wa-laa naf'andan tidak menguasai bagi diri mereka mudarat dan tidak manfaat
  3. وَلَا يَمْلِكُونَ مَوْتًا وَلَا حَيَاةً وَلَا نُشُورًاwa-laa yamlikuuna mawtan wa-laa hayaatan wa-laa nusyuurandan tidak menguasai kematian, dan tidak kehidupan, dan tidak kebangkitan

Terjemahan per kata (22 kata)

  1. وَاتَّخَذُواwa-ttakhadzuudan mereka mengambil
  2. مِنْmindari
  3. دُونِهِduunihiselain-Nya
  4. آلِهَةًaalihatantuhan-tuhan
  5. لَاlaatidak
  6. يَخْلُقُونَyakhluquunamereka menciptakan
  7. شَيْئًاsyay'ansedikit pun
  8. وَهُمْwa-humdan mereka
  9. يُخْلَقُونَyukhlaquunamereka diciptakan
  10. وَلَاwa-laadan tidak pula
  11. يَمْلِكُونَyamlikuunamereka memiliki
  12. لِأَنْفُسِهِمْli-anfusihimuntuk diri mereka
  13. ضَرًّاdharranmudarat
  14. وَلَاwa-laadan tidak pula
  15. نَفْعًاnaf'anmanfaat
  16. وَلَاwa-laadan tidak pula
  17. يَمْلِكُونَyamlikuunamereka memiliki
  18. مَوْتًاmawtankematian
  19. وَلَاwa-laadan tidak pula
  20. حَيَاةًhayaatankehidupan
  21. وَلَاwa-laadan tidak pula
  22. نُشُورًاnusyuurankebangkitan

Inti bacaan

Kritik terhadap tuhan-tuhan yang diciptakan sendiri: 'tidak menciptakan apa pun, sedang mereka sendiri diciptakan. tidak menguasai kematian, kehidupan, dan tidak pula kebangkitan', uji fungsional lengkap yang menyingkap ketidakberdayaan total objek penyembahan yang salah.

Penjelasan pilihan kata

Rangkaian empat negasi berturutan (mudarat, manfaat, kematian, kehidupan, kebangkitan) dipertahankan sebagai uji fungsional lengkap tanpa disingkat.

Tafsiran

Ayat ini membangun argumen anti-berhala yang rasional dan bertahap: tuhan-tuhan yang diambil justru sendiri diciptakan, dan sama sekali tidak menguasai empat hal paling mendasar, kerugian, manfaat, kematian, dan kehidupan.

Renungan dan Hikmah

  • Argumen ketakberdayaan total tuhan-tuhan palsu, tak menciptakan, justru diciptakan, tak menguasai hal paling mendasar sekalipun; adalah pola argumen anti-syirik rasional yang konsisten dengan pola serupa di surah-surah lain yang sudah terintegrasi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-kh-dz, d-w-n, a-l-h, kh-l-q, sh-y-a, m-l-k, n-f-s, d-r-r, n-f-', m-w-t, h-y-y, n-sh-r): ittakhadhuu min duunihi aalihatan laa yakhluquuna shay'an wa hum yukhlaquun diterjemahkan 'mengambil tuhan-tuhan yang tak menciptakan apa pun, sedang mereka sendiri diciptakan' (ilaah + akar kh-l-q), argumen anti-berhala rasional: ketakberdayaan total tuhan palsu; laa yamlikuuna darran wa laa naf'an diterjemahkan 'tak menguasai mudarat & manfaat' (akar m-l-k + akar d-r-r + akar n-f-'); mawt/hayaat/nushuur (akar m-w-t + akar h-y-y + akar n-sh-r). gloss '(sembahan itu)' dibuang.