أَوْ يُلْقَىٰ إِلَيْهِ كَنْزٌ أَوْ تَكُونُ لَهُ جَنَّةٌ يَأْكُلُ مِنْهَا ۚ وَقَالَ الظَّالِمُونَ إِنْ تَتَّبِعُونَ إِلَّا رَجُلًا مَسْحُورًا
atau dilemparkan kepadanya harta karun, atau ada kebun baginya yang ia makan darinya?" Dan orang-orang zalim berkata, "Kalian tidak lain hanyalah mengikuti seorang lelaki yang tersihir."
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- أَوْ يُلْقَىٰ إِلَيْهِ كَنْزٌ أَوْ تَكُونُ لَهُ جَنَّةٌ يَأْكُلُ مِنْهَاaw yulqaa ilayhi kanzun aw takuunu lahu jannatun ya'kulu minhaaatau dilemparkan kepadanya harta karun, atau ada kebun baginya yang ia makan darinya
- وَقَالَ الظَّالِمُونَ إِنْ تَتَّبِعُونَ إِلَّا رَجُلًا مَسْحُورًاwa-qaala zh-zhaalimuuna in tattabi'uuna illaa rajulan mashuurandan orang-orang zalim berkata, kalian tidak lain hanyalah mengikuti seorang lelaki yang tersihir
Terjemahan per kata (17 kata)
- أَوْawatau
- يُلْقَىٰyulqaadilemparkan
- إِلَيْهِilayhikepadanya
- كَنْزٌkanzunharta terpendam
- أَوْawatau
- تَكُونُtakuunumenjadi
- لَهُlahubaginya
- جَنَّةٌjannatuntaman
- يَأْكُلُya'kulumemakan
- مِنْهَاminhaadarinya
- وَقَالَwa-qaaladan berkata
- الظَّالِمُونَzh-zhaalimuunaorang-orang zalim
- إِنْinjika
- تَتَّبِعُونَtattabi'uunakalian mengikuti
- إِلَّاillaakecuali
- رَجُلًاrajulanseorang lelaki
- مَسْحُورًاmashuuranorang yang tersihir
Inti bacaan
Tuntutan bukti materi yang berlebihan (harta karun, kebun) disertai tuduhan personal: 'lelaki yang tersihir', standar bukti yang terus meningkat mengungkap bahwa masalahnya bukan kekurangan bukti, melainkan penolakan yang mendasar.
Penjelasan pilihan kata
'Mashuuran' ('yang tersihir', akar sHr): tuduhan yang sama polanya dengan tuduhan 'kegilaan' (jinnah) yang sudah muncul di 23:70, sama-sama menyerang kondisi personal pembawa pesan ketimbang substansi pesan.
Tafsiran
Ayat ini menaikkan tuntutan bukti materi (harta karun, kebun) sekaligus menutup dengan tuduhan personal: pola yang menyingkap bahwa masalahnya bukan kekurangan bukti, melainkan penolakan mendasar yang terus mencari alasan baru.
Renungan dan Hikmah
- Tuduhan 'tersihir' di sini mengikuti pola yang sama dengan tuduhan 'kegilaan' (jinnah) di 23:70, dua tuduhan berbeda kata namun sama fungsinya: menyerang kondisi personal pembawa pesan ketimbang berhadapan langsung dengan substansi yang disampaikan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar l-q-y, k-n-z, k-w-n, j-n-n, a-k-l, q-w-l, zh-l-m, t-b-', r-j-l, s-h-r): kanz diterjemahkan 'harta karun' (akar k-n-z); jannah diterjemahkan 'kebun'; rajulan mashuuran diterjemahkan 'lelaki yang tersihir' (akar r-j-l + akar s-h-r, tuduhan sihir, cf. 23:70 jinnah). Selaras.