انْظُرْ كَيْفَ ضَرَبُوا لَكَ الْأَمْثَالَ فَضَلُّوا فَلَا يَسْتَطِيعُونَ سَبِيلًا
Perhatikanlah bagaimana mereka membuat perumpamaan-perumpamaan bagimu, lalu mereka sesat dan tidak mampu menemukan jalan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- انْظُرْ كَيْفَ ضَرَبُوا لَكَ الْأَمْثَالَunzhur kayfa dharabuu laka l-amtsaalaperhatikanlah bagaimana mereka membuat perumpamaan-perumpamaan bagimu
- فَضَلُّوا فَلَا يَسْتَطِيعُونَ سَبِيلًاfa-dhalluu fa-laa yastathii'uuna sabiilanlalu mereka sesat dan tidak mampu menemukan jalan
Terjemahan per kata (9 kata)
- انْظُرْunzhurperhatikanlah
- كَيْفَkayfabagaimana
- ضَرَبُواdharabuumereka membuat
- لَكَlakabagimu
- الْأَمْثَالَl-amtsaalaperumpamaan
- فَضَلُّواfa-dhalluumaka mereka sesat
- فَلَاfa-laamaka tidak
- يَسْتَطِيعُونَyastathii'uunamereka sanggup
- سَبِيلًاsabiilanjalan
Inti bacaan
Kesimpulan tajam: 'mereka membuat perumpamaan-perumpamaan bagimu, lalu mereka sesat dan tidak mampu mendapatkan jalan', berbagai tuduhan dan analogi yang diciptakan justru menyesatkan penciptanya sendiri lebih jauh.
Penjelasan pilihan kata
'Laa yastatii'uuna sabiilan' ('tidak mampu menemukan jalan', akar TwE+sbl) dipertahankan literal tanpa menyisipkan objek 'mendapatkan' yang tak eksplisit dalam kata kerja ini.
Tafsiran
Ayat ini menyimpulkan rangkaian tuduhan sebelumnya dengan pengamatan tajam: berbagai perumpamaan dan analogi yang diciptakan untuk menolak justru menyesatkan penciptanya sendiri lebih jauh dari jalan yang benar.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyuruh memperhatikan, bukan menjawab. Sekadar mengamati. Yang diminta melihat polanya, bukan membalas tuduhannya.
- Akibatnya jatuh pada pembuatnya: lalu mereka sesat. Bukan pada yang dituduh. Tuduhan itu memakan yang mengucapkannya.
- Allah menaruhnya sesudah tuduhan bahwa ia makan dan berjalan di pasar. Perumpamaan dari hal sehari-hari. Yang dijadikan alasan menolak justru yang mereka kerjakan sendiri tiap hari.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar n-zh-r, k-y-f, d-r-b, m-ts-l, d-l-l, t-w-', s-b-l): darabuu…al-amthaal diterjemahkan 'membuat perumpamaan' (akar d-r-b + akar m-ts-l); dalluu diterjemahkan 'sesat' (akar d-l-l 78); laa yastatii'uuna sabiilan diterjemahkan 'tidak mampu (mendapatkan) jalan' (akar t-w-' 58 + akar s-b-l). gloss '(Nabi Muhammad)/(yang buruk)/(mendapatkan)/(untuk menentang kerasulanmu)' dibuang.