بَلْ كَذَّبُوا بِالسَّاعَةِ ۖ وَأَعْتَدْنَا لِمَنْ كَذَّبَ بِالسَّاعَةِ سَعِيرًا
Bahkan mereka mendustakan Saat itu; dan Kami sediakan bagi siapa yang mendustakan Saat itu api yang menyala-nyala.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- بَلْ كَذَّبُوا بِالسَّاعَةِbal kadzdzabuu bi-s-saa'atibahkan mereka mendustakan Saat itu
- وَأَعْتَدْنَا لِمَنْ كَذَّبَ بِالسَّاعَةِ سَعِيرًاwa-a'tadnaa li-man kadzdzaba bi-s-saa'ati sa'iirandan Kami sediakan bagi siapa yang mendustakan Saat itu api yang menyala-nyala
Terjemahan per kata (8 kata)
- بَلْbalbahkan
- كَذَّبُواkadzdzabuumendustakan
- بِالسَّاعَةِbi-s-saa'atipada hari Kiamat
- وَأَعْتَدْنَاwa-a'tadnaadan Kami menyediakan
- لِمَنْli-manbagi siapa yang
- كَذَّبَkadzdzabamendustakan
- بِالسَّاعَةِbi-s-saa'atipada hari Kiamat
- سَعِيرًاsa'iiranapi yang menyala
Inti bacaan
Akar masalah yang sesungguhnya terungkap: 'mereka mendustakan Saat itu', penolakan mendasar terhadap akuntabilitas akhirat menjadi sumber dari berbagai keberatan dan tuntutan yang diajukan sebelumnya.
Penjelasan pilihan kata
'As-saa'ati' ('Saat itu', akar swE): istilah yang dipakai konsisten untuk hari kiamat di seluruh teks ini. 'Sa'iiran' ('api yang menyala-nyala', akar sEr) dipertahankan literal.
Tafsiran
Ayat ini menyingkap akar masalah di balik seluruh tuduhan sebelumnya: bukan soal kurangnya bukti atau keanehan pembawa pesan, melainkan pendustaan mendasar terhadap akuntabilitas akhirat itu sendiri.
Renungan dan Hikmah
- Rangkaian keberatan tentang kemanusiaan rasul dan tuntutan bukti materi yang disebut di ayat-ayat sebelumnya disingkap di sini sebagai gejala, bukan akar masalah, akar sesungguhnya adalah pendustaan terhadap akuntabilitas akhirat itu sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-dz-b, s-w-', '-t-d, s-'-r): kadhdhabuu diterjemahkan 'mendustakan' (akar k-dz-b); saa'ah diterjemahkan 'Saat'; a'tadnaa diterjemahkan 'menyediakan' (akar '-t-d); sa'iir diterjemahkan 'api menyala' (akar s-'-r). Selaras.