إِذَا رَأَتْهُمْ مِنْ مَكَانٍ بَعِيدٍ سَمِعُوا لَهَا تَغَيُّظًا وَزَفِيرًا

Apabila ia melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar darinya suara gemuruh karena marah dan geram.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. إِذَا رَأَتْهُمْ مِنْ مَكَانٍ بَعِيدٍidzaa ra'atsum min makaanin ba'iidinapabila ia melihat mereka dari tempat yang jauh
  2. سَمِعُوا لَهَا تَغَيُّظًا وَزَفِيرًاsami'uu lahaa taghayyuzhan wa-zafiiranmereka mendengar darinya suara gemuruh karena marah dan geram

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. إِذَاidzaaapabila
  2. رَأَتْهُمْra'atsummelihat mereka
  3. مِنْmindari
  4. مَكَانٍmakaanintempat
  5. بَعِيدٍba'iidinyang jauh
  6. سَمِعُواsami'uumereka mendengar
  7. لَهَاlahaadarinya
  8. تَغَيُّظًاtaghayyuzhankemarahan
  9. وَزَفِيرًاwa-zafiirandan suara mengerang

Inti bacaan

Gambaran dramatis: neraka 'melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar darinya suara gemuruh karena marah dan geram', antisipasi konsekuensi yang mengerikan bahkan sebelum benar-benar tiba di sana.

Penjelasan pilihan kata

'Ra'atsum' ('ia melihat mereka'): subjek 'ia' merujuk kembali pada 'sa'iiran' (api yang menyala-nyala) yang baru disebut di 25:11, dipertahankan sebagai kata ganti tanpa disisipkan ulang '(neraka)' yang mengulang identifikasi yang sudah jelas dari konteks.

Tafsiran

Ayat ini menggambarkan momen antisipasi yang mengerikan: konsekuensi belum benar-benar tiba, namun suara kemarahannya sudah terdengar dari kejauhan, sebuah citra ketegangan sebelum kedatangan yang sesungguhnya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut mereka mendengar suara gemuruh dari tempat yang jauh. Sebelum sampai. Yang menanti sudah memperdengarkan dirinya jauh sebelum berjumpa.
  • Sebab suara itu disebut marah dan geram. Dua kata tentang perasaan. Api digambarkan punya sikap, bukan sekadar panas.
  • Allah menyebut ia melihat mereka. Bukan mereka melihatnya. Arah pandangnya dibalik, dan yang datang justru merasa dipandang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.