يَوْمَ يَرَوْنَ الْمَلَائِكَةَ لَا بُشْرَىٰ يَوْمَئِذٍ لِلْمُجْرِمِينَ وَيَقُولُونَ حِجْرًا مَحْجُورًا
Pada hari mereka melihat para malaikat, tidak ada kabar gembira pada hari itu bagi para pendosa, dan mereka berkata, "Terlarang, benar-benar terhalang!"
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- يَوْمَ يَرَوْنَ الْمَلَائِكَةَyawma yarawna l-malaa'ikatapada hari mereka melihat para malaikat
- لَا بُشْرَىٰ يَوْمَئِذٍ لِلْمُجْرِمِينَlaa busyraa yawma'idzin li-l-mujrimiinatidak ada kabar gembira pada hari itu bagi para pendosa
- وَيَقُولُونَ حِجْرًا مَحْجُورًاwa-yaquuluuna hijran mahjuurandan mereka berkata, terlarang, benar-benar terhalang
Terjemahan per kata (10 kata)
- يَوْمَyawmahari
- يَرَوْنَyarawnamereka melihat
- الْمَلَائِكَةَl-malaa'ikatapara malaikat
- لَاlaatidak
- بُشْرَىٰbusyraakabar gembira
- يَوْمَئِذٍyawma'idzinpada hari itu
- لِلْمُجْرِمِينَli-l-mujrimiinabagi para pendosa
- وَيَقُولُونَwa-yaquuluunadan mereka berkata
- حِجْرًاhijranterlarang
- مَحْجُورًاmahjuuranyang terhalang
Inti bacaan
Ironi pahit: hari ketika mereka akhirnya 'melihat para malaikat' (yang dulu dituntut) justru menjadi hari tanpa kabar gembira, permintaan bukti yang dulu diinginkan kini menjadi momen konfirmasi konsekuensi yang menakutkan.
Penjelasan pilihan kata
'Hijran mahjuuran' ('terlarang, benar-benar terhalang', akar Hjr): ungkapan penghalang mutlak, susunan penekanan ganda yang dipertahankan literal.
Tafsiran
Ayat ini membalikkan tuntutan 25:21 dengan ironi tajam: 'melihat malaikat' yang dulu dituntut sebagai bukti kini benar-benar terjadi, namun bukan sebagai kabar gembira, melainkan momen konfirmasi konsekuensi yang menakutkan.
Renungan dan Hikmah
- Tuntutan 'melihat malaikat' di 25:21 dipenuhi secara harfiah di sini, namun momen pemenuhannya justru menjadi hari tanpa kabar gembira, sebuah pembalikan ironis yang menunjukkan bahwa bukti yang dituntut bukan yang sesungguhnya dicari.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar y-w-m, r-a-y, m-l-k, b-sh-r, j-r-m, q-w-l, h-j-r): yarawna l-malaa'ikah diterjemahkan 'melihat malaikat' (akar r-'-y + akar m-l-k); bushraa diterjemahkan 'kabar gembira' (akar b-sh-r); mujrimiin diterjemahkan 'para pendosa' (akar j-r-m); hijran mahjuuran diterjemahkan 'terlarang, benar-benar terhalang' (akar h-j-r, penghalang mutlak). gloss '(Ingatlah)/(para malaikat)/(bagi kamu kabar gembira)' + footnote dibuang.