وَقَدِمْنَا إِلَىٰ مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَاءً مَنْثُورًا
Dan Kami menuju apa yang mereka kerjakan berupa amal, lalu Kami jadikan ia debu yang beterbangan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَقَدِمْنَا إِلَىٰ مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍwa-qadimnaa ilaa maa 'amiluu min 'amalindan Kami menuju apa yang mereka kerjakan berupa amal
- فَجَعَلْنَاهُ هَبَاءً مَنْثُورًاfa-ja'alnaahu habaa'an mantsuuranlalu Kami jadikan ia debu yang beterbangan
Terjemahan per kata (9 kata)
- وَقَدِمْنَاwa-qadimnaadan Kami menghadapi
- إِلَىٰilaakepada
- مَاmaaapa yang
- عَمِلُوا'amiluumereka beramal
- مِنْmindari
- عَمَلٍ'amalinamal
- فَجَعَلْنَاهُfa-ja'alnaahumaka Kami menjadikannya
- هَبَاءًhabaa'andebu beterbangan
- مَنْثُورًاmantsuuranyang beterbangan
Inti bacaan
Gambaran yang menyingkap: amal perbuatan mereka dijadikan 'debu yang beterbangan', usaha dan pencapaian yang tampak signifikan ternyata tidak memiliki substansi yang bertahan ketika dievaluasi dengan standar yang sesungguhnya.
Penjelasan pilihan kata
'Habaa'an mantsuuran' ('debu yang beterbangan', akar hbw+nvr): citra partikel debu halus yang tersebar tanpa bekas, dipertahankan literal.
Tafsiran
Ayat ini menggambarkan penilaian akhir atas amal mereka dengan citra yang tegas: apa yang dulu tampak signifikan berubah menjadi sesuatu yang tak berbekas sama sekali ketika dievaluasi.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut Dia menuju amal mereka. Didatangi. Yang dinilai dihampiri, bukan menunggu diajukan.
- Yang tersisa disebut debu yang beterbangan. Bukan hilang. Wujudnya masih ada, cuma tak bisa dipegang lagi.
- Allah menyebut yang dijadikan debu amalnya. Bukan orangnya. Yang dihapus hasil kerjanya, dan itu lebih menyakitkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-d-m, '-m-l, j-'-l, h-b-w, n-ts-r): qadimnaa diterjemahkan 'Kami menuju (mendatangi)' (akar q-d-m); amal diterjemahkan 'amal (perbuatan)' (akar '-m-l); habaa'an manthuuran diterjemahkan 'debu yang beterbangan' (akar h-b-w + akar n-ts-r). gloss '(Kami perlihatkan)' + footnote dibuang.