وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْلَا نُزِّلَ عَلَيْهِ الْقُرْآنُ جُمْلَةً وَاحِدَةً ۚ كَذَٰلِكَ لِنُثَبِّتَ بِهِ فُؤَادَكَ ۖ وَرَتَّلْنَاهُ تَرْتِيلًا

Dan orang-orang yang kufur berkata, "Mengapa Al-Qur'an tidak diturunkan kepadanya sekaligus?" Demikianlah, agar Kami meneguhkan hatimu dengannya, dan Kami membacakannya secara tartil.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْلَا نُزِّلَ عَلَيْهِ الْقُرْآنُ جُمْلَةً وَاحِدَةًwa-qaala lladziina kafaruu lawlaa nuzzila alayhi l-qur'aanu jumlatan waahidatandan orang-orang yang kufur berkata, mengapa Al-Qur'an tidak diturunkan kepadanya sekaligus
  2. كَذَٰلِكَ لِنُثَبِّتَ بِهِ فُؤَادَكَka-dzaalika li-nutsabbita bihi fu'aadakademikianlah, agar Kami meneguhkan hatimu dengannya
  3. وَرَتَّلْنَاهُ تَرْتِيلًاwa-rattalnaahu tartiilandan Kami membacakannya secara tartil
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar q-w-l, k-f-r, n-z-l, q-r-a, j-m-l, w-h-d, ts-b-t, f-a-d, r-t-l): nuzzila jumlatan waahidatan diterjemahkan 'diturunkan sekaligus' (akar n-z-l + akar j-m-l); nuthabbita fu'aadak diterjemahkan 'meneguhkan hatimu' (akar ts-b-t + akar f-'-d, fu'aad=hati/pusat paham, bukan qalb); rattalnaahu tartiilan diterjemahkan 'membacakannya secara tartil (perlahan-teratur)' (akar r-t-l). gloss '(Nabi Muhammad)/(berangsur-angsur…)' + footnote dibuang.

Aplikasi

Keberatan tentang cara penurunan bertahap dijawab: 'agar Kami meneguhkan hatimu dengannya, dan Kami membacakannya secara tartil', proses bertahap memiliki tujuan pedagogis penting: memperkuat ketahanan hati penerima pesan.