وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ وَجَعَلْنَا مَعَهُ أَخَاهُ هَارُونَ وَزِيرًا

Dan sungguh Kami telah memberi Musa Kitab, dan Kami jadikan bersamanya saudaranya, Harun, sebagai wazir.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَwa-la-qad aataynaa muusaa l-kitaabadan sungguh Kami telah memberi Musa Kitab
  2. وَجَعَلْنَا مَعَهُ أَخَاهُ هَارُونَ وَزِيرًاwa-ja'alnaa ma'ahu akhaahu haaruuna waziirandan Kami jadikan bersamanya saudaranya, Harun, sebagai wazir

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. وَلَقَدْwa-la-qaddan sungguh
  2. آتَيْنَاaataynaaKami memberikan
  3. مُوسَىmuusaaMusa
  4. الْكِتَابَl-kitaabaKitab
  5. وَجَعَلْنَاwa-ja'alnaadan Kami menjadikan
  6. مَعَهُma'ahubersamanya
  7. أَخَاهُakhaahusaudaranya
  8. هَارُونَhaaruunaHarun
  9. وَزِيرًاwaziiranpembantu

Inti bacaan

Musa diberi dukungan resmi: 'Kami jadikan saudaranya Harun bersamanya sebagai wazir', pengakuan bahwa misi besar membutuhkan dukungan terstruktur, bukan usaha individual semata.

Penjelasan pilihan kata

'Waziiran' ('wazir', akar wzr) dipertahankan sebagai istilah pembantu/pendukung resmi, bukan diterjemahkan generik 'pembantu' agar nuansa peran formalnya tetap terjaga.

Tafsiran

Ayat ini membuka rangkaian kisah kaum-kaum terdahulu dengan Musa dan Harun: sebuah misi besar yang sejak awal didukung struktur kerja sama, bukan usaha satu orang.

Renungan dan Hikmah

  • Pengangkatan Harun sebagai wazir menunjukkan bahwa misi besar membutuhkan dukungan yang terorganisasi, bukan hanya usaha individual, sebuah pola kerja sama yang diakui sejak awal.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-t-y, k-t-b, j-'-l, a-kh-w, w-z-r): aataynaa…al-kitaab diterjemahkan 'memberi Kitab' (akar '-t-y + akar k-t-b); waziir diterjemahkan 'wazir (pembantu)' (akar w-z-r). gloss '(Taurat)' dibuang.