إِنْ كَادَ لَيُضِلُّنَا عَنْ آلِهَتِنَا لَوْلَا أَنْ صَبَرْنَا عَلَيْهَا ۚ وَسَوْفَ يَعْلَمُونَ حِينَ يَرَوْنَ الْعَذَابَ مَنْ أَضَلُّ سَبِيلًا
Sesungguhnya hampir saja dia menyesatkan kita dari sesembahan kita, seandainya kita tidak tetap teguh berpegang kepadanya." Kelak mereka akan mengetahui, pada saat melihat azab, siapa yang paling sesat jalannya.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- إِنْ كَادَ لَيُضِلُّنَا عَنْ آلِهَتِنَاin kaada la-yudhillunaa 'an aalihatinaasesungguhnya hampir saja dia menyesatkan kita dari sesembahan kita
- لَوْلَا أَنْ صَبَرْنَا عَلَيْهَاlawlaa an shabarnaa 'alayhaaseandainya kita tidak tetap teguh berpegang kepadanya
- وَسَوْفَ يَعْلَمُونَ حِينَ يَرَوْنَ الْعَذَابَwa-sawfa ya'lamuuna hiina yarawna l-'adzaabadan kelak mereka akan mengetahui pada saat melihat azab
- مَنْ أَضَلُّ سَبِيلًاman adhallu sabiilansiapa yang paling sesat jalannya
Terjemahan per kata (17 kata)
- إِنْinjika
- كَادَkaadahampir
- لَيُضِلُّنَاla-yudhillunaasungguh ia akan menyesatkan kami
- عَنْ'andari
- آلِهَتِنَاaalihatinaatuhan-tuhan kami
- لَوْلَاlawlaamengapa tidak
- أَنْanbahwa
- صَبَرْنَاshabarnaakami bersabar
- عَلَيْهَا'alayhaaatasnya
- وَسَوْفَwa-sawfadan kelak
- يَعْلَمُونَya'lamuunamengetahui
- حِينَhiinaketika
- يَرَوْنَyarawnamereka melihat
- الْعَذَابَl-'adzaabaazab
- مَنْmanorang yang
- أَضَلُّadhallulebih sesat
- سَبِيلًاsabiilanjalan
Inti bacaan
Pengakuan jujur tentang godaan yang hampir berhasil: 'hampir saja dia menyesatkan kita dari sesembahan kita seandainya kita tidak tetap bertahan', kekerasan hati dalam mempertahankan keyakinan lama, bahkan ketika argumen yang lebih baik hadir.
Penjelasan pilihan kata
Kutipan yang dibuka di 25:41 ditutup di sini setelah 'kepadanya': kalimat setelahnya ('kelak mereka akan mengetahui...') adalah pernyataan naratif yang membalikkan pertanyaan retoris mereka sendiri, bukan bagian dari ucapan yang sama. 'Adallu sabiilan' ('paling sesat jalannya') mengulang frasa penutup yang sama persis dengan 25:34, membentuk semacam refrain yang akan muncul lagi di 25:44.
Tafsiran
Ayat ini melengkapi ejekan di 25:41 dengan pengakuan tersembunyi para pengejek sendiri (betapa hampir saja argumen yang mereka hadapi berhasil menggoyahkan keyakinan lama mereka), lalu dibalas dengan pengalihan pertanyaan 'siapa yang sesungguhnya paling sesat' kembali kepada mereka.
Renungan dan Hikmah
- Pengakuan bahwa argumen kebenaran 'hampir saja' berhasil menggoyahkan mereka menyingkap bahwa keteguhan mereka bukan karena keyakinan yang kokoh, melainkan ketegaran mempertahankan kebiasaan lama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras). ilm=pengetahuan (kata serapan 'ilmu'); a'lam=elatif; allama=kausatif 'mengajar'.