وَهُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ اللَّيْلَ لِبَاسًا وَالنَّوْمَ سُبَاتًا وَجَعَلَ النَّهَارَ نُشُورًا

Dan Dialah yang menjadikan malam sebagai pakaian bagi kalian, dan tidur sebagai istirahat, dan menjadikan siang untuk bangkit.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَهُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ اللَّيْلَ لِبَاسًاwa-huwa lladzii ja'ala lakumu l-layla libaasandan Dialah yang menjadikan malam sebagai pakaian bagi kalian
  2. وَالنَّوْمَ سُبَاتًاwa-n-nawma subaatandan tidur sebagai istirahat
  3. وَجَعَلَ النَّهَارَ نُشُورًاwa-ja'ala n-nahaara nusyuurandan menjadikan siang untuk bangkit

Terjemahan per kata (11 kata)

  1. وَهُوَwa-huwadan Dia
  2. الَّذِيlladziiyang
  3. جَعَلَja'alamenjadikan
  4. لَكُمُlakumubagi kalian
  5. اللَّيْلَl-laylamalam
  6. لِبَاسًاlibaasanpakaian
  7. وَالنَّوْمَwa-n-nawmadan tidur
  8. سُبَاتًاsubaatanistirahat
  9. وَجَعَلَwa-ja'aladan Dia menjadikan
  10. النَّهَارَn-nahaarasiang
  11. نُشُورًاnusyuurankebangkitan

Inti bacaan

Fungsi malam dan siang dijelaskan: malam sebagai 'pakaian. istirahat', siang untuk 'bangkit', siklus alami yang mendukung ritme kehidupan manusia secara fungsional, bukan sekadar dekorasi kosmis.

Penjelasan pilihan kata

'Nushuuran' ('untuk bangkit', akar n$r): akar yang sama dengan 'kebangkitan' di 25:40, di sini dipakai untuk siklus harian bangun-tidur, sebuah paralel kecil dengan kebangkitan besar setelah kematian.

Tafsiran

Ayat ini menyandingkan malam dan siang sebagai pasangan fungsional: istirahat dan kebangunan yang berulang setiap hari, siklus kecil yang menggemakan tema kebangkitan yang lebih besar.

Renungan dan Hikmah

  • Siklus tidur dan bangun setiap hari adalah pengalaman kecil dari pola mati-hidup yang lebih besar, sebuah pengingat harian yang mudah diabaikan justru karena terlalu sering terjadi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-'-l, l-y-l, l-b-s, n-w-m, s-b-t, n-h-r, n-sh-r): layl libaas diterjemahkan 'malam sbg pakaian' (akar l-y-l + akar l-b-s); nawm subaat diterjemahkan 'tidur sbg istirahat' (akar n-w-m + akar s-b-t); nahaar nushuur diterjemahkan 'siang sbg (waktu) bangkit' (akar n-h-r + akar n-sh-r). Selaras.