لِنُحْيِيَ بِهِ بَلْدَةً مَيْتًا وَنُسْقِيَهُ مِمَّا خَلَقْنَا أَنْعَامًا وَأَنَاسِيَّ كَثِيرًا
agar dengannya Kami menghidupkan negeri yang mati, dan memberi minum kepada sebagian apa yang Kami ciptakan, berupa hewan-hewan ternak dan manusia yang banyak.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- لِنُحْيِيَ بِهِ بَلْدَةً مَيْتًاli-nuhyiya bihi baldatan maytanagar dengannya Kami menghidupkan negeri yang mati
- وَنُسْقِيَهُ مِمَّا خَلَقْنَا أَنْعَامًا وَأَنَاسِيَّ كَثِيرًاwa-nusqiyahu mimmaa khalaqnaa an'aaman wa-anaasiyya katsiirandan memberi minum kepada sebagian apa yang Kami ciptakan, berupa hewan-hewan ternak dan manusia yang banyak
Terjemahan per kata (10 kata)
- لِنُحْيِيَli-nuhyiyaagar Kami menghidupkan
- بِهِbihidengannya
- بَلْدَةًbaldatannegeri
- مَيْتًاmaytanyang mati
- وَنُسْقِيَهُwa-nusqiyahudan Kami memberinya minum
- مِمَّاmimmaadari apa yang
- خَلَقْنَاkhalaqnaaKami ciptakan
- أَنْعَامًاan'aamanhewan ternak
- وَأَنَاسِيَّwa-anaasiyyadan manusia
- كَثِيرًاkatsiiranbanyak
Inti bacaan
Tujuan air hujan dijelaskan menyeluruh: 'menghidupkan negeri yang mati. memberi minum kepada hewan-hewan ternak dan manusia', satu sumber daya melayani berbagai kebutuhan sekaligus, sebuah desain efisiensi yang menyeluruh.
Penjelasan pilihan kata
'Anaasiyya' ('manusia', akar Ans): bentuk jamak yang tidak umum dari insaan, dipertahankan sebagai 'manusia' tanpa membedakan lebih jauh dari bentuk jamak lain.
Tafsiran
Ayat ini menjelaskan tujuan air hujan secara menyeluruh: satu sumber daya yang sama melayani penghidupan tanah, hewan, dan manusia sekaligus, sebuah desain yang saling terhubung.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut tiga penerima dari satu air: negeri yang mati, hewan ternak, dan manusia. Ketiganya. Satu pemberian melayani tiga sekaligus.
- Hewan ternak disebut sebelum manusia. Urutannya begitu. Yang biasa merasa paling berhak ditaruh di urutan terakhir.
- Allah memakai kata menghidupkan untuk tanah. Bukan menyuburkan. Kata yang sama dipakai untuk yang nanti dibangkitkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar h-y-y, b-l-d, m-w-t, s-q-y, kh-l-q, n-'-m, a-n-s, k-ts-r): nuhyiya diterjemahkan 'menghidupkan' (akar h-y-y); baldatan maytan diterjemahkan 'negeri yang mati' (akar b-l-d + akar m-w-t); nusqiyahu diterjemahkan 'memberi minum' (akar s-q-y); an'aam diterjemahkan 'hewan ternak' (akar n-'-m); anaasiyy diterjemahkan 'manusia' (akar '-n-s). gloss '(air itu)/(tandus)' dibuang.