وَلَقَدْ صَرَّفْنَاهُ بَيْنَهُمْ لِيَذَّكَّرُوا فَأَبَىٰ أَكْثَرُ النَّاسِ إِلَّا كُفُورًا

Dan sungguh Kami telah menggilirkannya di antara mereka agar mereka mengambil pelajaran, tetapi kebanyakan manusia menolak kecuali mengingkari.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَلَقَدْ صَرَّفْنَاهُ بَيْنَهُمْ لِيَذَّكَّرُواwa-la-qad sharrafnaahu baynahum li-yadzdzakkaruudan sungguh Kami telah menggilirkannya di antara mereka agar mereka mengambil pelajaran
  2. فَأَبَىٰ أَكْثَرُ النَّاسِ إِلَّا كُفُورًاfa-abaa aktsaru n-naasi illaa kufuurantetapi kebanyakan manusia menolak kecuali mengingkari

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. وَلَقَدْwa-la-qaddan sungguh
  2. صَرَّفْنَاهُsharrafnaahuKami menjelaskannya berulang
  3. بَيْنَهُمْbaynahumdi antara mereka
  4. لِيَذَّكَّرُواli-yadzdzakkaruuagar mereka mengambil pelajaran
  5. فَأَبَىٰfa-abaamaka ia menolak
  6. أَكْثَرُaktsarukebanyakan
  7. النَّاسِn-naasimanusia
  8. إِلَّاillaakecuali
  9. كُفُورًاkufuurankekufuran

Inti bacaan

Pengakuan jujur tentang keterbatasan pengaruh: 'Kami telah menggilirkannya di antara mereka agar mereka mengambil pelajaran, tetapi kebanyakan manusia menolak', pengulangan penjelasan yang bervariasi tidak menjamin penerimaan universal.

Penjelasan pilihan kata

'Sarrafnaahu' ('Kami menggilirkannya', akar Srf): penjelasan yang diulang-ulang dengan variasi, dipertahankan literal.

Tafsiran

Ayat ini menutup segmen tanda-tanda alam dengan pengakuan jujur tentang keterbatasan pengaruhnya: pengulangan penjelasan yang bervariasi tidak menjamin penerimaan universal, sebagaimana pola yang sama muncul berulang di seluruh teks.

Renungan dan Hikmah

  • Penjelasan yang diulang dan divariasikan sedemikian rupa tetap tidak menjamin penerimaan, kebanyakan menolak bukan karena kurangnya penjelasan, melainkan karena penolakan yang lebih mendasar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar s-r-f, b-y-n, dz-k-r, a-b-y, k-ts-r, n-w-s, k-f-r): sarrafnaahu diterjemahkan 'menggilirkan (menjelaskan berulang)' (akar s-r-f); yadhdhakkaruu diterjemahkan 'mengambil pelajaran' (akar dz-k-r); abaa diterjemahkan 'menolak' (akar '-b-y); kufuur diterjemahkan 'mengingkari (keengganan bersyukur)' (akar k-f-r). gloss '(hujan itu)/(bersyukur)/(nikmat)' dibuang.