وَلَوْ شِئْنَا لَبَعَثْنَا فِي كُلِّ قَرْيَةٍ نَذِيرًا
Dan sekiranya Kami menghendaki, niscaya Kami utus pada setiap negeri seorang pemberi peringatan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَوْ شِئْنَا لَبَعَثْنَاwa-law syi'naa la-ba'atsnaadan sekiranya Kami menghendaki, niscaya Kami utus
- فِي كُلِّ قَرْيَةٍ نَذِيرًاfii kulli qaryatin nadziiranpada setiap negeri seorang pemberi peringatan
Terjemahan per kata (7 kata)
- وَلَوْwa-lawdan sekiranya
- شِئْنَاsyi'naaKami kehendaki
- لَبَعَثْنَاla-ba'atsnaasungguh Kami akan mengutus
- فِيfiipada
- كُلِّkullisegala
- قَرْيَةٍqaryatinnegeri
- نَذِيرًاnadziiranpemberi peringatan
Inti bacaan
Pengakuan tentang pilihan metode: 'sekiranya Kami menghendaki, niscaya Kami utus pada setiap negeri seorang pemberi peringatan', pendekatan yang dipilih (satu pembawa pesan universal) adalah keputusan yang disengaja, bukan keterbatasan kapasitas.
Penjelasan pilihan kata
'Nadziiran' ('pemberi peringatan', akar n-dz-r) dipertahankan literal.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan bahwa pendekatan satu pembawa pesan universal adalah keputusan yang disengaja, bukan keterbatasan kapasitas: sebuah pengingat sebelum perintah langsung yang menyusul.
Renungan dan Hikmah
- Pengandaiannya berbentuk sesuatu yang justru tidak terjadi, dan ayat sesudahnya langsung memerintahkan satu orang berjuang dengan perjuangan yang besar. Beban yang tidak dibagi ke tiap negeri jatuh utuh ke satu pundak.
- Pengandaian sejenis muncul lagi di 26:4, tapi bentuknya berbeda: di sana kemungkinannya dibiarkan terbuka, di sini ia sudah ditutup di dalam kalimatnya sendiri. Dua kali kuasa yang sama disebut, dua kali ia tidak dipakai.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar sh-y-a, b-'-ts, k-l-l, q-r-y, n-dz-r): ba'athnaa diterjemahkan 'mengutus (membangkitkan)' (akar b-'-ts); nadhiir diterjemahkan 'pemberi peringatan' (akar n-dz-r). Selaras.