فَلَا تُطِعِ الْكَافِرِينَ وَجَاهِدْهُمْ بِهِ جِهَادًا كَبِيرًا
Maka, janganlah engkau taati orang-orang kafir, dan berjihadlah menghadapi mereka dengannya, dengan jihad yang besar.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَلَا تُطِعِ الْكَافِرِينَfa-laa tuthi'i l-kaafiriinamaka janganlah engkau taati orang-orang kafir
- وَجَاهِدْهُمْ بِهِ جِهَادًا كَبِيرًاwa-jaahidzum bihi jihaadan kabiirandan berjihadlah menghadapi mereka dengannya, dengan jihad yang besar
Terjemahan per kata (7 kata)
- فَلَاfa-laamaka janganlah
- تُطِعِtuthi'iengkau menaati
- الْكَافِرِينَl-kaafiriinaorang-orang yang kufur
- وَجَاهِدْهُمْwa-jaahidzumdan berjihadlah melawan mereka
- بِهِbihidengannya
- جِهَادًاjihaadanjihad
- كَبِيرًاkabiiranyang besar
Inti bacaan
Instruksi penting: 'janganlah engkau taati orang-orang kafir dan berjihadlah menghadapi mereka dengannya', perjuangan menggunakan teks dan argumen (Al-Qur'an) sebagai alat utama, bukan sekadar konfrontasi fisik.
Penjelasan pilihan kata
'Bihi' ('dengannya') merujuk pada Al-Qur'an dari konteks pembicaraan sebelumnya (25:32-33 tentang penurunannya): dipertahankan sebagai kata ganti literal tanpa disisipkan penjelas dalam kurung. 'Jihaadan kabiiran' ('jihad yang besar', akar jhd+kbr) dipertahankan literal: perjuangan menggunakan teks dan argumen, bukan konfrontasi fisik semata.
Tafsiran
Ayat ini memberi instruksi langsung setelah rangkaian tanda-tanda alam: perjuangan yang dimaksud dilakukan dengan sarana wahyu itu sendiri, bukan dengan mengikuti arah yang ditentukan oleh penolakan orang lain.
Renungan dan Hikmah
- Jihad yang diperintahkan di sini dilakukan 'dengannya', dengan wahyu/argumen itu sendiri, menegaskan bahwa perjuangan menyampaikan kebenaran adalah perjuangan lewat penjelasan, bukan semata konfrontasi fisik.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.