وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ مِنَ الْمَاءِ بَشَرًا فَجَعَلَهُ نَسَبًا وَصِهْرًا ۗ وَكَانَ رَبُّكَ قَدِيرًا
Dan Dialah yang menciptakan manusia dari air, lalu Dia menjadikannya memiliki keturunan dan kekerabatan pernikahan. Tuhanmu adalah berkuasa.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ مِنَ الْمَاءِ بَشَرًاwa-huwa lladzii khalaqa mina l-maa'i basyarandan Dialah yang menciptakan manusia dari air
- فَجَعَلَهُ نَسَبًا وَصِهْرًاfa-ja'alahu nasaban wa-shihranlalu Dia menjadikannya memiliki keturunan dan kekerabatan pernikahan
- وَكَانَ رَبُّكَ قَدِيرًاwa-kaana rabbuka qadiirandan Tuhanmu adalah berkuasa
Terjemahan per kata (12 kata)
- وَهُوَwa-huwadan Dia
- الَّذِيlladziiyang
- خَلَقَkhalaqamenciptakan
- مِنَminadari
- الْمَاءِl-maa'iair
- بَشَرًاbasyaranmanusia
- فَجَعَلَهُfa-ja'alahulalu Dia menjadikannya
- نَسَبًاnasabannasab
- وَصِهْرًاwa-shihrandan hubungan perkawinan
- وَكَانَwa-kaanadan ia adalah
- رَبُّكَrabbukaTuhanmu
- قَدِيرًاqadiiranMahakuasa
Inti bacaan
Penciptaan manusia dari air dikaitkan dengan 'keturunan dan musaaharah (persemendaan)', ikatan keluarga baik melalui garis darah maupun pernikahan sama-sama dijelaskan sebagai bagian dari desain penciptaan yang disengaja.
Penjelasan pilihan kata
'Nasaban' ('keturunan', akar nsb) merujuk kekerabatan garis darah, sedangkan 'sihran' ('kekerabatan pernikahan', akar Shr, dari mana istilah musaaharah berasal) merujuk kekerabatan melalui perkawinan: dua jenis ikatan kekeluargaan yang dibedakan secara tegas dalam teks, dipertahankan sebagai dua istilah terpisah alih-alih digabung generik 'keluarga'. 'Qadiiran' ('berkuasa', akar qdr) dipertahankan tanpa prefiks 'Maha-'.
Tafsiran
Ayat ini melengkapi rangkaian tanda-tanda alam dengan penciptaan manusia sendiri: dari sesuatu yang sederhana (air) muncul dua jenis ikatan kekerabatan yang membentuk struktur sosial manusia secara keseluruhan.
Renungan dan Hikmah
- Pembedaan tegas antara nasab (keturunan darah) dan sihr (kekerabatan pernikahan) menunjukkan bahwa keduanya sama-sama diakui sebagai ikatan keluarga yang sah, bukan salah satunya lebih utama dari yang lain.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
qdr per konvensi; per kelas morfologi corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi qdr: qadiir diterjemahkan 'berkuasa'; qaadir diterjemahkan 'kuasa' (75:40/86:8 terjemahan lain jujur); muqtadir diterjemahkan 'berkuasa penuh'; qadar diterjemahkan kadar/ketentuan/ukuran; Lailatulqadar=nama; cabang ukur-sempit pemakaian diteruskan.