قُلْ مَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ إِلَّا مَنْ شَاءَ أَنْ يَتَّخِذَ إِلَىٰ رَبِّهِ سَبِيلًا
Katakanlah, "Aku tidak meminta upah kepada kalian atas hal itu, kecuali orang yang mau mengambil jalan kepada Tuhannya."
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قُلْ مَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍqul maa as'alukum 'alayhi min ajrinkatakanlah, aku tidak meminta upah kepada kalian atas hal itu
- إِلَّا مَنْ شَاءَ أَنْ يَتَّخِذَ إِلَىٰ رَبِّهِ سَبِيلًاillaa man syaa'a an yattakhidza ilaa rabbihi sabiilankecuali orang yang mau mengambil jalan kepada Tuhannya
Terjemahan per kata (14 kata)
- قُلْqulkatakanlah
- مَاmaatidaklah
- أَسْأَلُكُمْas'alukumaku meminta kepada kalian
- عَلَيْهِ'alayhiatasnya
- مِنْmindari
- أَجْرٍajrinupah
- إِلَّاillaakecuali
- مَنْmanorang yang
- شَاءَsyaa'amenghendaki
- أَنْanbahwa
- يَتَّخِذَyattakhidzamengangkat
- إِلَىٰilaakepada
- رَبِّهِrabbihiTuhannya
- سَبِيلًاsabiilanjalan
Inti bacaan
Pernyataan penting tentang kemurnian motif: 'Aku tidak meminta imbalan apa pun dari kalian atasnya', kredibilitas pesan diperkuat oleh ketiadaan kepentingan finansial pribadi yang tersembunyi.
Penjelasan pilihan kata
'Illaa man shaa'a' ('kecuali orang yang mau') dipertahankan literal, bukan pengecualian upah, melainkan klarifikasi bahwa satu-satunya 'imbalan' yang diharapkan adalah kesediaan orang lain mengambil jalan yang benar, bukan sesuatu bagi diri Rasul sendiri.
Tafsiran
Ayat ini memperjelas tidak adanya kepentingan pribadi di balik penyampaian pesan: satu-satunya hasil yang diharapkan adalah manfaat bagi penerima pesan itu sendiri.
Renungan dan Hikmah
- Penegasan tidak meminta upah, kecuali kesediaan orang lain mengambil jalan kepada Tuhannya, menunjukkan bahwa satu-satunya 'keuntungan' yang diharapkan adalah manfaat bagi penerima pesan, bukan bagi penyampainya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, s-a-l, a-j-r, sh-y-a, a-kh-dz, r-b-b, s-b-l): maa as'alukum alayhi min ajr diterjemahkan 'aku tidak meminta imbalan atasnya' (akar s-'-l + akar '-j-r, rasul tanpa pamrih duniawi, cf. 6:90, 12:104, 36:21); yattakhidha ilaa rabbihi sabiilan diterjemahkan 'mengambil jalan kepada Tuhannya' (akar '-kh-dz + akar s-b-l). gloss '(Nabi Muhammad)/(dalam menyampaikan risalah itu)/(mengharapkan agar)' dibuang.