تَبَارَكَ الَّذِي جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوجًا وَجَعَلَ فِيهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيرًا

Berkahlah Dia yang menjadikan di langit gugusan bintang, dan menjadikan padanya pelita dan bulan yang bercahaya.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. تَبَارَكَ الَّذِي جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوجًاtabaaraka lladzii ja'ala fii s-samaa'i buruujanberkahlah Dia yang menjadikan di langit gugusan bintang
  2. وَجَعَلَ فِيهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيرًاwa-ja'ala fiihaa siraajan wa-qamaran muniirandan menjadikan padanya pelita dan bulan yang bercahaya

Terjemahan per kata (11 kata)

  1. تَبَارَكَtabaarakaMahasuci
  2. الَّذِيlladziiyang
  3. جَعَلَja'alamenjadikan
  4. فِيfiidi
  5. السَّمَاءِs-samaa'ilangit
  6. بُرُوجًاburuujangugusan bintang
  7. وَجَعَلَwa-ja'aladan Dia menjadikan
  8. فِيهَاfiihaapadanya
  9. سِرَاجًاsiraajanpelita
  10. وَقَمَرًاwa-qamarandan bulan
  11. مُنِيرًاmuniiranyang menerangi

Inti bacaan

Keindahan langit dijelaskan: 'gugusan bintang. pelita dan bulan yang bercahaya', dekorasi kosmis yang sekaligus fungsional, memberi penerangan dan orientasi bagi kehidupan di bumi.

Penjelasan pilihan kata

'Tabaaraka' ('Berkahlah', akar brk) dipertahankan sebagai susunan doksologis, bukan 'Mahaberkah': konsisten dengan enam kemunculan sebelumnya di teks ini (20:114, 23:14, 23:92, 23:116, 25:1, 25:10). 'Siraajan' ('pelita', akar srj) di sini merujuk matahari.

Tafsiran

Ayat ini membuka segmen baru dengan seruan doksologis atas keindahan langit: gugusan bintang, matahari, dan bulan disebut sebagai penataan yang sekaligus fungsional dan indah.

Renungan dan Hikmah

  • Kata سِرَاجًا terpakai empat kali di seluruh Quran: di sini, lalu 33:46, 71:16, dan 78:13. Di 71:16 ia diterangkan sendiri, yang disebut begitu adalah matahari, sedangkan pendampingnya di ayat yang sama justru diberi kata lain, نُورًا. Di 78:13 kata itu masih menunjuk sesuatu di atas sana. Tetapi di 33:46 ia tak menunjuk apa pun di angkasa, melainkan seorang manusia yang diutus.
  • Sifat مُنِيرًا bahkan cuma dua kali di seluruh Quran: ayat ini dan 33:46, sekali menyifati benda di angkasa, sekali menyifati orang yang berdiri di hadapan kaumnya. Kata بُرُوجًا pun dua kali saja, di sini dan 15:16. Yang membedakan keduanya justru apa yang menyusul: 15:16 berhenti pada “Kami menghiasinya bagi orang-orang yang memandang”, sementara ayat ini meneruskan daftarnya. Susunan yang sama dibuka dua kali, dan hanya di sini ia dilanjutkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar b-r-k, j-'-l, s-m-w, b-r-j, s-r-j, q-m-r, n-w-r): tabaaraka diterjemahkan 'Mahaberkah' (akar b-r-k, selaras 25:10); buruuj diterjemahkan 'gugusan bintang' (akar b-r-j); siraaj diterjemahkan 'pelita (matahari)' (akar s-r-j); qamar muniir diterjemahkan 'bulan yang bercahaya' (akar q-m-r + akar n-w-r). gloss '(matahari)' dibuang.