وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ ۖ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا

dan orang-orang yang berkata, "Tuhan kami, jauhkanlah dari kami azab Jahanam; sesungguhnya azabnya itu melekat terus,

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَwa-lladziina yaquuluuna rabbanaa srif annaa adzaaba jahannamadan orang-orang yang berkata, Tuhan kami, jauhkanlah dari kami azab Jahanam
  2. إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًاinna adzaabahaa kaana gharaamansesungguhnya azabnya itu melekat terus
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar q-w-l, r-b-b, s-r-f, '-dz-b, k-w-n, gh-r-m): isrif annaa diterjemahkan 'jauhkanlah dari kami' (akar s-r-f); gharaam diterjemahkan 'melekat terus (tak terlepas)' (akar gh-r-m; terjemahan lain 'kekal', akar akar gh-r-m = klinging/tak lepas). Selaras.

Aplikasi

Doa yang tulus: 'jauhkanlah dari kami azab Jahanam; sesungguhnya azabnya itu melekat terus', kesadaran akan konsekuensi permanen mendorong permohonan yang sungguh-sungguh, bukan sikap acuh tak acuh terhadap akuntabilitas.