وَالَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ الزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامًا

Dan orang-orang yang tidak memberikan kesaksian palsu, dan apabila mereka berpapasan dengan perbuatan sia-sia, mereka berlalu dengan menjaga kehormatan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَالَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ الزُّورَwa-lladziina laa yasyhaduuna z-zuuradan orang-orang yang tidak memberikan kesaksian palsu
  2. وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامًاwa-idzaa marruu bi-l-laghwi marruu kiraamandan apabila mereka berpapasan dengan perbuatan sia-sia, mereka berlalu dengan menjaga kehormatan

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. وَالَّذِينَwa-lladziinadan orang-orang yang
  2. لَاlaatidak
  3. يَشْهَدُونَyasyhaduunamereka menyaksikan
  4. الزُّورَz-zuurakepalsuan
  5. وَإِذَاwa-idzaadan apabila
  6. مَرُّواmarruumereka lewat
  7. بِاللَّغْوِbi-l-laghwipada sumpah sia-sia
  8. مَرُّواmarruumereka lewat
  9. كِرَامًاkiraamanyang mulia

Inti bacaan

Kualitas berikutnya: 'tidak memberikan kesaksian palsu. berpapasan dengan yang berbuat sia-sia, mereka berlalu dengan menjaga kehormatannya', integritas dalam kesaksian dipasangkan dengan kemampuan menjauh secara elegan dari hal-hal yang tidak bermanfaat.

Penjelasan pilihan kata

'Kiraaman' ('dengan menjaga kehormatan', akar krm) dipertahankan konsisten dengan konvensi kariim→'mulia' di teks ini.

Tafsiran

Ayat ini kembali ke daftar ciri positif setelah rangkaian larangan: integritas dalam kesaksian dipasangkan dengan kemampuan menjauh secara elegan dari hal-hal yang tidak bermanfaat.

Renungan dan Hikmah

  • Berlalu dari perbuatan sia-sia 'dengan menjaga kehormatan', bukan dengan konfrontasi atau penghakiman terbuka, menunjukkan bahwa integritas bisa dijaga tanpa harus menciptakan konflik.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

keluarga krm pemakaian diteruskan (mulia/memuliakan/dimuliakan, terjemahan lain konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi krm/mjd: kariim diterjemahkan 'mulia' (takrif 'Sang Mulia' 82:6, 44:49; elatif akram diterjemahkan 'paling mulia' 96:3); majiid diterjemahkan 'luhur' (takrif 'Yang Luhur' 50:1, 85:15). Pembeda kitab: 56:77 kariim 'mulia' vs 85:21 majiid 'luhur'. Keluarga krm pemakaian diteruskan (memuliakan/dimuliakan); cabang-benda kariim didokumentasi (56:44). 'agung' tetap tercadang azhiim. of la'iim… A thing highly esteemed or prized; excellent, PRECIOUS'.